Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan saat menerima vaksin Covid-19 di Bandar Udara Rendani, Senin (15/3/2021) siang. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA Petugas mengangkut... 1.960 Vial Vaksin COVID-19 Telah Tiba di Manokwari Senin Siang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan saat menerima vaksin Covid-19 di Bandar Udara Rendani, Senin (15/3/2021) siang. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

Petugas mengangkut vaksin ke dalam kendaraan dinas kesehatan dengan pengawalan anggota Brimob Polda Papua Barat untuk di bawa ke Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Papua Barat di Arfai, Senin (15/3/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA 

Vaksin dengan pengawalan anggota Brimob Polda Papua Barat untuk tiba di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Papua Barat di Arfai, Senin (15/3/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA 

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI–  Untuk yang ketiga kali Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat menerima vaksin dari Jakarta, kedatangan vakasin COVID-19 ketiga ini sebanyak 1.960 vial, tiba di Manokwari dengan penerbagan milik maskapai Batik Air, Senin (15/3/2021) siang.

Baca juga: Dari Jakarta Vaksin Dikawal Brimob Kelapa Dua, Tiba di Manokwari Dikawal Brimob Polda Papua Barat

Vaksin dalam kemas dua box besar itu diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto Parorongan di Bandar Udara rendani.

Setelah penyerahan dari tim pengawal Brimob Kelapa Dua Jakarta yang mengawal dari Jakarta ke Manokwari, kemudian vaksin di terima Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat dan dikawal personil Subden-1 Detasemen Brimob Polda Papua Barat dari Bandar Rendani Manokwari ke tempat penyimpanan Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Papua Barat di Arfai Manokwari.

Juru Bicara Satuan Tugas Penaganan COVID-19 Papua Barat, dokter Arnold Tiniap, M. Epid yang dihubunggi papuadalamberita.com mengatakan, bahwa vaksin yang baru tiba itu dipergunakan untuk tokoh dan petugas pelayanan publik

‘’Vaksin itu juga akan didistribusikan ke kabupaten dan kota lain di Papua Barat, seperti yang dalam pengiriman pertama dan kedua lalu,’’ ujar Tiniap tanpa merinic per kabupaten dan kota akan menerima berapa vial.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *