Anggota DPD RI Sanusi Rahaningmas. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Maraknya kasus kriminal penganinayaan, berujung kematian di Kota Manokwari  pemantiknya adalah minuman keras... Anggota DPD RI Sanusi Rahaningmas  Minta Pemerintah Tertibkan Minuman Keras di Manokwari

Anggota DPD RI Sanusi Rahaningmas. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Maraknya kasus kriminal penganinayaan, berujung kematian di Kota Manokwari  pemantiknya adalah minuman keras (Miras) dan telah terjadi cukup lama.

Anggota DPD RI Sanusi Rahaningmas mengatakan, meskipun sudah ada pelarangan yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah (Perda) , namun sampai saat masih dijumpai orang yang mengkonsumis Miras di Manokwari, yang mengakibatkan terjadinya berbagai kejadian kekerasan dan kriminilitas.

Sanusi Rahaningmas yang merupakan anggota DPR PB tiga priode ini tidak  henti-hentinya mengingat, bahwa pentingnya menikmati sebuah kehidupan yg harmonis antar sesama masyarakat dan suku bangsa yang ada di kota Manokwari.

‘’Manokwari sebagai Ibu kota Provinsi Papua Barat juga kota peradaban bagi saudara-saudara kristiani di tanah ini perlu kita junjung tinggi serta menjaga Manokwari berbagai hal negatif,’’ jelas Rahaningmas kepada yang dihubungi papuadalamberita.com melalui sambungan whtasappnya, Rabu (24/3/2021) malam.

Menurut Sanusi Rahaningmas,  dengan berbagai kejadian yang terjadi selama ini seharusnya menjadi cermin untuk pemerintah baik kabupaten dan provinsi, jajaran kepolisian dan TNI untk melakukan evaluasi terkait dengan kejadian yang menganggu ketentraman warga yang sering muncul akhir – akhir ini..

‘’Pembunuhan,  pemerkosaan, penjarahan, begal, kejadian-kejadian ini terjadi akibat dipicu minuman keras dan alcohol,’’ ujar Sanusi.

Sanusi Rahaningmas akrab disapa MSR ini menlanjutkan,  bahwa ketertinggalan pembangunan di Kota Manokwari juga salah satunya karena sering terjadi kerusahan massa akibatnya terjadinya pengrusakan-pengrusakan fasilitas umum, fasilitas bisnis sepanjang jalan utama merupakan Icon kota Manokwari.

‘’Akibat kejadian yang melibatkan massa, sudah saatnya kita sama-sama mengatasi hal ini. Baik dari pemerintah daerah, TNI, Polri dan masyarakat agar kerja sama mengatasi masalah miras dan alkohol di daerah ini, Dan kita saling menjaga, mengingatkan kepada masyarakat kita,  agat tidak mengkonsumsi minuman haram yg dapat membuat keributan,  bahkan dapat menghilangkan nyawa manusia. Satnya setiap suku bangsa yang hidup di tanah ini berperan mengatasi warganya untuk tidak mengkonsumsi Miras,’’ tegas Rahaningmas.

Ia mengajak warga Manokwari untuk tanamkan rasa persaudaraa  sesama anak bangsa,  tanpa mengenal, suku, agama dan ras, karena satu saudara yang hidup di tanah ini.

‘’Kita saling menjaga  dan membedakan setiap masalah yang terjadi,  sehingga,  jika kejadian oleh oknum tertentu,  maka hanya kepada oknum itulah yang ditindak,  karena perlakuan itu tidak mengatasnamakan suku atau kelompok,  sehingga tidak perlu melakukan tindakan yang dapat merugikan orang yang tidak mengetahui masalah,’’ tegas rahangningmas.

Sanusi meminta kepada kepolisian Kodam dan Satpol PP dapat menertibkan hiburan yang terletak di pemukiman pendunduk di kota Manokwari, yang dekat dengan tempat ibadah kiranya ditertibkan.

Ia juga menyeroti masuknya minuman keras melalui angkutan laut dan darat ke Manokwari,  jika pemasok dilakukan oleh oknum perlu ditindak.

‘’Miras masuk ke Manokwari mustahil bisa lolos begitu saja kalau tanpa di backup oknum  tertentu,  ini perlu ditertibkan , Miras sudah meresahkan dan merusak warga Kota Manokwari .

‘’Saatnya semua menjaga kota Manokwari dari berbagai bentuk kejahatan sehingga tidak membuat masyarakat di luar Manokwari memeiliki pandangan negatif dan sempit  terhadap kehidupan di kota Manokwari,’’ ucapnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *