Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj Saadiyah Uluputty ST dihadapan peserta Muswil DPW PKS Papua Barat, Sabtu (27/3/2021) di SwissBell Hotel Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO:... Anggota DPR RI Fraksi PKS: Harus Satu Kursi DPR RI dari PKS Papua Barat

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj Saadiyah Uluputty ST dihadapan peserta Muswil DPW PKS Papua Barat, Sabtu (27/3/2021) di SwissBell Hotel Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI –  Kader PKS yang ada dan sudah menjadi anggota DPR di provinsi, kabupaten dan kota harus berpikir satu kursi untuk DPR RI dari DPRD Papua Barat.

Baca juga: PKS Papua Barat Target 15 Persen di Pemilu 2024, Kerja Keras, Jangan Lama di Zona Nyaman

 

‘’Saya berbicara ini karena sebelum menjadi anggota DPR RI saya menjadi anggota DPR provinsi dua periode,  jadi yang dua periode dua periode itu kami tantang untuk maju harus bisa terinspirasi dari Maluku Utara,’’ ucap ujar Anggota DPR RI Fraksi PKS, Hj Saadiyah Uluputty ST dihadapan peserta Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKS Papua Barat, Sabtu (27/3/2021) di SwissBell Hotel Manokwari

Uluputty mengatakan sudah banyak wajah-wajah PSK Papua Barat menunjukkan kesiapannya,  yang tiga periode juga harus siap,  DPR RI itu pejabat Negara,  jangan hanya bercita-cita jadi anggota DPR provinsi maka sesungguhnya belum mencapai puncak menjadi pejabat negara.

‘’Yang kami sampaikan hari menjadi pemicu kita bersama berlomba-lomba bagaimana bisa meraih satu kursi ke DPR RI dari Papua Barat,  temani saya dong,  masa saya perempuan sendiri dari Indonesia Timur, jadi kita berharap empat daerah pemilihan, Maluku,  Maluku Utara,  Papua dan Papua Barat semua berkontribusi menyumbangkan kursi di DPR RI,’’ jelas dia.

Menurutnya, PKS ingin menambah jumlah kursi DPR RI agar seluruh kekuatan menjadi kekuatan besar berberkontribusi bagi bangsa dan negara.

‘’Kita sudah dididik,  dibina,  dikader,  sudah mengikuti diklat,  sudah mengikuti,  pembinaan,  kita ingin kontribusi kita dirasakan langsung masyarakat,’’ tegasnya. (tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *