Bupati terpilih Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Keputusan Mahkama Konstitusi (MK) terhadap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)... Bangun Infrastruk Jalan Kota dan Kampung Jadi Prioritas Bupati Terpilih Pegunungan Arfak

Bupati terpilih Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Keputusan Mahkama Konstitusi (MK) terhadap sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk sejumlah kabupaten di Provinsi Papua Barat sudah berakhir. Itu sebagai rangkaiaan pelaksnaan Pemilukada serentak yang digelar 9 Desember 2020.

Kini tinggal pelaksanaan penetapan KPU masing-masing daerah, dan waktu pelantikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui gubernur cukup lama, semisal Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, dan Kabupaten Pegunungan Arfak yang masa jabatan bupati dan wakil bupati periode sebelumnya berakhir Februari.

Bacaan kita: Informasi Hoaks Soal Vaksin Bikin Pencanangan Vaksinasi Kabupaten Pegunungan Arfak Tertunda

Baca juga: Pengakuan PLH Bupati dan Bupati Terpilih Pegunungan Arfak Setelah Divaksinasi, Warga Jangan Takut

Salah satu bupati terpilih dari Papua Barat adalah pasangan Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, SH, MH, dan Marinus Mandacan SIP, lima tahun masa jabatan periode pertama telah dilalui, namun sejumlah program beleum terselesaikan, termasuk pembangunan infrastruk.

Apa program pembangunan dua putra daerah terbaik untuk Kabupaten Pegunungan Arfak lima tahun kedepan? Infrastruktur masih menjadi primodan keduanya.

‘’Pekerjaan rumah (PR) yang selama ini saya belum selesai akan saya tindak lanjuti,  program yang masih tunda yang belum selesai selama lima tahun terutama pendidikan, kesehatan infrastruktur jalan,’’ ujar bupati terpilih Pegunungan Arfak, Yosias Saroy kepada papuadalamberita.com di Manokwari.

Dari Kiri: Bupati terpilih, wakil bupati terpilih Kabupaten Pegunungan Arfak dan PLH Bupati Pegunungan Arfak yang ditemui wartawan, Rabu (17/2/2021) di Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Infrastruk jalan yang akan diselesaikan kedua pasangan ini diantaranya jalan poros penghubung Manokwari sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Pegunungan Arfak.

Infrastruk jalan itu ke ibukota kabupaten,  dari Manokwari ke Pegunungan Arfak di Anggi,  juga jalan-jalan penghubung ke distrik – distrik dan kampung – kampung,  jadi saya jadikan itu prioritas untuk saya dan wakil bupati di periode kedua ini,’’ kata Yosias Saroy.

Bupati terpilih mengatakan, selain infrastruk jalan, di program lanjuta masa kepimpinan kedua ini adalah pembangunan dan penyelesaiaan rumah-rumah  ibadah.

‘’ Tempat ibadah juga ada beberapa tempat ibadah yang kita sudah mulai bangun,  ada berapa yang sudah selesai,  ada yang belum selesai jadi tanggung jawab saya untuk di periode kedua ini untuk saya selesaikan,’’ tambah Yosias.

Bupati terpilih Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy saat ditemui wartawan Kamis (18/2/2021) di Manokwari PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Dengan terpilihnya kembali memimpin Kabupaten Pegunungan Arfak tentunya Ia bersama wakil bupatinya sangat bersukur atas kepercayaan memilih keduanya kembali.

‘’Saya sangat bersyukur dengan terpilihnya kembali,  kita harus bersyukur semua itu semata-mata karena Tuhan,’’ terangnya.

Ia yang ditemui saat pencanangan Vaksinasi Kabupaten Pegunungan Arfak di RSUD Provinsi Papua Barat juga mengimbau agar masyarakat harus meyakini,  bahwa virus COVID-19 itu benarnya ada, dan harus dilakukan pencegahan.

‘’Saya imbau masyarakat di Pegunungan Arfak untuk jangan ragukan ataupun,  jangan anggap remeh terhadap COVID-19. Tetapi mari kita semua menjaga kesehatan untuk terhindar dari virus, karena Covid-19 itu benar-benar ada,  jangan ada yang bilang tidak ada,  tidak usah percaya atau tidak usah takut,  kita harus percaya dan waspada, yaitu kita harus menjaga jaga 3M, harus Memakai Masker, Mencuci tanga dan Menjaga jarak,’’ tambah Saroy.

Sebelum terpilih kembali menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Pegunungan Arfak di periode kedua, diketahui keduanya menjadi bupati dan wakil bupati Kabupaten Pegunungan Arfak pada periode pertama melalui pemilihan umum untuk memilih bupati dan wakil bupati Pegunungan Arfak periode 2016-2021 pada tanggal 9 Desember 2015 saat itu keduanya diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *