Bupati Manokwari, Hermus Indou pada pencanangan vaksinasi tahap dua tingkat Kabupaten Manokwari, Rabu (10/3/2021) di Puskemas Sanggeng Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI –... Bupati Canangkan Vaksinasi Tahap II, Hermus Indou: Vaksinasi Lindunggi Individu, Keluarga dan Warga


Bupati Manokwari, Hermus Indou pada pencanangan vaksinasi tahap dua tingkat Kabupaten Manokwari, Rabu (10/3/2021) di Puskemas Sanggeng Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi pelayanan publik di Kabupaten Manokwari telah dicangkan Bupati Manokwari, Hermus Indou, Rabu (10/3/2021) yang dipusatkan di Gedung Puskemas Sanggeng, Manokwari, Papua Barat.

Vaksinasi diawali dengan tahapan verivikasi data diri penerima vaksin, screning kesehatan, proses penyuntikan, hingga 30 awal menunggu Kejadiaan Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) setelah divaksinasi.

Bupati Manokwari Hermus Indou menyebutkan, bahwa vakasinasi ini selain dapat melindungi individu (pribadi orang yang divaksinasi, red), melindung keluarga dan melindungi masyarakat yang tidak masuk dalam sasaran vaksin ini.

‘’Sebaiknya sebelum dan saat proses maupun sesudah vaksinasi COVID-19 kepada pelayanan publik dan usia lanjut (Lansia) tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,’’ pesan orang nomor satu di Kabupaten Manokwari.

Hermus Indou mengatakan,  pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 12 tahun 2020 tentang penetapan bencana non alam penyebaran covid-19 sebagai bencana nasional.

‘’Tanggal 11 Januari 2021 Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM) memberikan persetujuan penggunaan dalam kondisi emergency autorizhed authority untuk vaksin COVID-19 yang pertama kali kepada vaksin Corona produksi synovate biotek yang bekerjasama dengan PT Biofarma,  setelah sebulan komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia menetapkan (MUI) Pusat pada 8 Januari 2021 menyatakan bahwa vaksin covid produksi sinopac yang diajukan PT Bio Farma suci dan halal,’’ tegas Hermus Indou.

Lanjut Bupati Manokwari, bahwa pada akhir Januari sampai Februari 2021 telah dilaksanakan vaksin tahap pertama dengan sasaran kelompok kesehatan yang serentak di seluruh Indonesia di 34 provinsi dengan sasaran 1,4 juta jiwa.

Selain sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang mempunyai resiko tinggi, pelayanan publik juga mempunyai resiko yang tinggi terhadap penularan COVID – 19, karena interaksi dan mobilitas yang tinggi sehingga diharapkan vaksinasi tahap dua sesuai dengan sasaran.

‘’Tahap 2 dengan pelaksanaan minggu ke-4 Februari 2021 sampai April 2021 dengan sasaran a petugas pelayanan public,  yaitu TNI,  anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia satuan polisi pamong praja kepala desa lurah atau perangkat desa kelurahan,  anggota DPR,  DPD DPRD ASN serta petugas pelayanan publik lain yang terlibat secara langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas,’’ tandas Indou.

Bupati Manokwari, Wakil Bupati Manokwari Sekda Kabupaten  Manokwari serta sejumlah kepala SKPD dalam pencanangan vaksinasi tahap dua Kabupaten Manokwari, Rabu (10/3/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

Yang kedua lanjut bupati, bahwa kelompok usia lanjut 60 tahun sasaran tahap kedua meliputi 16,9 juta pelayanan publik dan 21, 5 juta lansia. Tempat pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah pusat ke pemerintah daerah provinsi pemerintah daerah kabupaten kota atau milik masyarakat swasta yang memenuhi syarat.

Fasilitas pelayanan tersebut meliputi Puskesmas,  Klinik rumah sakit atau unit pelayanan kesehatan di Kantor Kesehatan Pelabuhan.

‘’Tujuan vaksinasi COVID – 19 selain mendorong pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit covid 19 agar terhindar dari tertular atau pun kemungkinan sakit berat juga,’’ sebut Hermus.

Vaksinasi dapat melindungi individu, keluarga dan masyarakat yang tidak masuk dalam sasaran vaksin ini. Sebaiknya sebelum dan saat proses maupun sesudah vaksinasi COVID-19 pelayanan publik dan usia lansia tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat,’’ pesan Ermus.

Kata Ia, protokol kesehatan itu berupa 3M,  memakai masker,  mencuci tangan,  menjaga jarak atau menjauhi kerumunan membatasi mobilitas dan interaksi agar lebih efektif menekan penyebaran COVID-19.

Dikhir penyampaiaanya, bupati Manokwari mengucapkan terima kasih untuk seluruh pihak terkait telah bekerja sama dalam pelaksanaan vaksinasi COVID 19 tahap 2, semoga kegiatan yang dilaksanakan hari ini memperoleh hasil optimal, membawa kontribusi positif bagi penanggulangan COVID – 19 di Indonesia.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *