fbpx
Kapal Touris Asing Australia Digiring Keluar Perairan Fakfak Oleh Kapal Syahbandara dan Rubber Boat Polair Polres Fakfak, Setelah Mendapat Bantuan Bahan Bakar Pertalite. Kamis... Cegah Covid -19, Dua Kapal Touris Australia Digiring Keluar Perairan Fakfak

Kapal Touris Asing Australia Digiring Keluar Perairan Fakfak Oleh Kapal Syahbandara dan Rubber Boat Polair Polres Fakfak, Setelah Mendapat Bantuan Bahan Bakar Pertalite. Kamis 26 Maret 2020. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.   

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Dua kapal touris dengan 8 warga negara asing berkebangsaan Australia digiring keluar perairan Fakfak pada Kamis siang (26/03/2020)  sekitar jam 14:00 Wit agar kedua kapal touris asing tersebut dapat melanjutkan perjalanannya menuju kepulauan Key Maluku Tenggara.

Kedua kapal touris asing tersebut digiring keluar dari perairan Fakfak dikarenakan saat ini untuk mencegah Covid -19, Fakfak di lockdown (LD) dari segala aktivitas di pintu masuk Fakfak baik melaui pelabuhan Fakfak, pelabuhan Kokas maupun Bandara Udara Torea Fakfak.

Sebelum digiring kedua kapal asing itu dari perairan Fakfak oleh 1 kapal syahbandar dan 1 Rubber Biat milik Polair Polres Fakfak, kapal touris asing yang memuat 8 warga negara Australia itu mendapat bantuan bahan bakar petralite.

Kapolres Fakfak, AKBP. Ongky Isgunawan, S.IK, MH, melalui Kasat. Polair. Polres Fakfak, IPTU. Arif U. Rumra, S.Sos, mengatakan, kedua kapal tersebut dengan nama Chasing Eden dan Sundust masing – masing memuat 4 orang dengan jenis kelamin 2 laki laki dan 2 perempuan sehingga 2 kapal tersebut membawa 8 orang touris dengan tujuan Key Maluku Tenggara.

Namun dalam perjalan laut dari Sorong menuju Key Maluku Tenggara, kedua kapal asing itu mengalami kekurangan bahan bakar sehingga kedua kapal  tersebut mencoba merapat di Tanama Distrik Pariwari untuk meminta bantuan pembelian bahan bakar jenis pertalite.

Kapal Touris Asing Dengan 8 Warga Negara Australia Digiring Keluar Perairan Fakfak Setelah Mendapat Bantuan Bahan Bakar Pertalite. Kamis 26 Maret 2020. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

Namun karena warga Tanama merasa takut dengan virus Covid -19 maka warga setempat menganjurkan warga negara Asutralia itu untuk menghubungi Polair Polres Fakfak untuk meminta bantuan.

Ketika akan touris asing yang merapat dengan perahu karet akan meminta bantuan pembelian bahan bakar pertalite, datanglah rombongan Bupati Fakfak Dr.Drs. Mohammad Uswanas,M.Si yang akan melakukan Patroli laut

Bupati ketik melihat adanya orang asing berwarga negara Australia langsung melarang dan memerintahkan Syahbandar, Pariwisata dan Pol Air untuk mengawal 2 kapal asing tersebut ke luar perairan Kab.Fak.

Namun  sebelum digiring keluar perairan Fakfak, kedua kapal touris asal Australia diberikan bantuan bahan bakar petralite dan sebelumnya 8 warga negara asing tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan menggunakan alat Thermo Gun guna mendeteksi virus Covid -19, tutur Kapolres Fakfak, AKBP. Ongky Isgunawan, S.IK, MH, melalui Kasat. Polair Polres Fakfak, IPTU, Arif U. Rumra, S.Sos.

Kini kapal  Chasing Eden dan Sundust telah bertolak sejak jam 14.00 WIT dengan membawa 8 orang touris dengan rincian 4 laki – laki dan 4 perempuan menuju perairan Key Maluku Tenggara.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *