fbpx
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dokter Arnold Tiniap, Sabtu (27/6/2020) di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA.... Dalam Sepekan 11 Kabupaten di Papua Barat Tidak Ada Penambahan Kasus Positif COVID-19

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dokter Arnold Tiniap, Sabtu (27/6/2020) di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: humas polda papuabarat.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Penambahan kasus positif COVID- 19 di Papua Barat terus menurun, melawan wabah akibat COVID-19 makin kuat disosialisasikan Tim Gugus se Papua Barat.

Dalam enam hari pekan ini, terhitung Senin (23/6/2020) hingga Sabtu (27/6/2020), Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat  melaporkan 11 kabupaten di Provinsi Papua tidak melaporkan ada penambahan orang terkonfirmasi positif COVID-19.

11 Kabupaten itu adalah, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Sorong, Kabupaten Sorong Selatan, Kabupaten Maybrat, Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten WondamaTeluk Wondama, Kabupaten Kaimana dan Kabupaten Fakfak, kecuali Kabupaten Manokwari dan Kota Sorong yang ada penamabahan orang positif dalam jumlah kecil.

Dua wilayah di Papua Barat yang melaporkan ada tambahan positif COVID-19 adalah Kabupaten Manokwari tambahan satu orang pada Rabu (24/6/2020) dan penambahan dari Kota Sorong pada Kamis (23/6) delapan (8) orang dan pada Sabtu (27/6/2020) satu (1) orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Papua Barat, dokter Arnold Tiniap pada Sabtu (27/6/2020) melaporkan bahwa hingga pekan terakhir orang yang diperiksa di Papua Barat sebanyak 2.034 orang, negatif,1.800 orang, positif 234 orang.

‘’Pasien yang sembuh hingga Sabtu 152 orang atau 655, hari ini (Sabtu)  ada tambahan  dua (2) orang yang dinyatakan sembuh yang berasal dari Kabupaten Fakfak satu (1) orang dan Kota Sorong satu (1) orang,’’ jelas juru bicara Arnold Tinipa dalam siaran pers per Sabtu malam.

Dokter Arnold Tiniap menyampaikan bahwa pada Sabtu (27/6) ada penambahan Orang Tanpa Gejala (OTG), tambahan hari ini 168 orang dari Kabupaten Manokwari delapan (8) orang, Kota Sorong 142 orang dan KAbupaten raja Ampat 18 orang. Dalam Pemantauan 984 orang selesai pemantauan 1.607 orang, selesai pemantauan 2791 orang

Orang Dalam Pengawasan (ODP) tambahan hari Sabtu 19 orang, dari Kabupaten Manokwari dua (2) orang, Kabupaten Raja Ampat dua (2) orang, Kota Sorong 19 orang, dalam pemantauan 199 orang, selesai pemantauan 1.047 orang, total 1.246 orang.

Pasien Dalam Pengawasan hari Sabtu tidak ada penamabahan, dalam pengawasan 23 orang, selesai pengawasan 84 orang, total 107 orang.

Kasus meninggal dunia pasien positif COVId-19 di Papua Barat tiga orang yang berasal dari Kota Sorong, pasien PDP yang meninggal 16 orang dari Kabupaten Teluk Bintuni lima (5) orang, Kabupaten Manokwari satu (1) orang, Kabupaten Raja Ampat satu (1) orang. Pasien ODP yang meninggal dunia satu orang dari Kota Sorong, OTG satu (1) orang dari Kabupaten Teluk Bintuni.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!