Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Drs Godhelp Corneles Mansnembra ditemui wartawan, Selasa (03/12/2019) di Polda Papua Barat. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI... Dansat Brimob: Anggota Polisi Asli Papua Harus Lebih Baik, Saya akan Kumpulkan Mereka

Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Drs Godhelp Corneles Mansnembra ditemui wartawan, Selasa (03/12/2019) di Polda Papua Barat. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Komandan Satuan (Dansat) Brigade Mobil (Brimob) Polda Papua Barat, Kombes Pol Drs Godhelp Corneles Mansnembra menegaskan anggota Polri Polda Papua Barat khususnya putra-putri asli Papua harus lebih baik dari anggota polisi lainnya.

Baca juga:Kerja Melebihi Tugas, Enam Anggota Polri Terima Penghargaan dari Kapolda Papua Barat

Baca juga: Kapolda Papua Barat Pecat Sembilan Anggotanya Secara Tidak Hormat

‘’Jika mereka menunjukkan prilaku baik lebih daripada anggota yang dari luar itu otomatis jika ada penerimaan polisi akan menjadi satu pertimbangan Polda Papua Barat untuk membantu anak- asli Papua. Tetapi kalau dibantu terus, tetapi juga tidak berdinas ini sama saja bohong. Yang nanti akhirnya malah dibilang Polda pilih kasih lagi, kenapa orang dalam daerah sendiri tidak diterima,  orang dari luar yang diterima,’’ ujar Mansnembra kepada wartawan di Polda Papua Barat.

Mantan Kapolres Mimika ini mengatakan, terkait pemecatan sembilan anggota Polri Polda Papua Barat dipenghujung tahun 2019, rata-rata adalah anak-anak Papua.  Sedangkan setiap ada rekrutmen anggota Polri anak-anak asli Papua juga banyak.

‘’Supaya dalam penerimaan-penerimaan berikutnya tidak menimbulkan protes dari orang tua kenapa anaknya  tidak diterima, sebetulnya bukan tidak diterima, tetapi  banyak yang nilainya dipaksakan dan terjadinya seperti  hari ini (Selasa 3/12/2019). Akibat dari mereka tidak lulus karena terkesan dipaksakan, akhirnya jadinya begitu tidak mau dinas,’’ jelas periwra polisi asli Papua berpangkat kombes ini.

Mansnembra mencontohkan, anak Papua yang tugas di luar Papua lebih berhasil ketimbang yang bertugas di Papua. Penyebabnya menurut Mansnembra karena yang di Papua meras dekat dengan keluarga, dekat dengan teman dan berada lingkungannya sendiri.

Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kombes Pol Drs Godhelp Corneles Mansnembra Selasa (03/12/2019) di Polda Papua Barat. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

Kedepannya, Mansnembra selaku orang tua dan selaku yang dituakan dalam anggota polisi orang asli Papua bersama AKBP Mathias Krey akan mengumpulkan semua anggota polisi Orang Asli Papua (OAP) di Manokwari untuk memberi semangat, petuah, nasehat dan pesan-pesan agar anggota polisi asli Papua kedepan harus lebih baik.

Mansnembra mengatakan, bahwa beberapa tahun lalu di Polda Papua (masih Irian Jaya) pernah melakukan pertukaran pembinaan anggota, awal masuk pendidikan yang dari Papua mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) di luar Papua, itu hasilnya sangat bagus.

‘’Setelah pendidikan mereka kembali ke Jayapura mereka bahkan mampu bermain alat music luar seperti gamelan, sehingga pada acara-acara mereka tampil mengisi acara, namun ini lama kelamaan juga hilang karena berbagai faktor seperti pindah tugas dan lainnya,’’ kenang Mansnembra.

Menurutnya, PTDH yang dilakukan Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Herry Rudolf Nahak, MSI sudah sangat bijaksana.

‘’Kenapa demikian, saya pikir bijak dalam arti memang harus dilakukan untuk memberi pelajaran kepada yang lain. Kita sepakat yang disampikan Kapolda itu jelas, bahwa  masih banyak termasuk anggota polisi yang baik-baik,’’ tegasnya dengan harapan rencana yang akan dilakukan bersama Kabid Humas Polda Barat banyak dihadiri anggota polisi asli Papua, demi masa depan anak-anak Papua.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *