Kepala Bidang Pencegahan dan Pengedalian Penyakit,  Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dokter Nurmawati yang ditemui wartawan Rabu (17/3/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi... Dokter Nurmawati: 8.443 Orang di Papua Barat Telah Disuntik Vaksin COVID-19

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengedalian Penyakit,  Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dokter Nurmawati yang ditemui wartawan Rabu (17/3/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat, Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sebanyak 8.443 orang di Provinsi Papua Barat telah disuntik vaksin COVID-19 atau 99 persen dari target 8.564 orang sasaran SISDMK Basboard Pusat dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama di 13 Kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua Barat.

‘’Target kita 8.564,  sudah tersuntik 8.443 atau 99% dosis pertama jadi Alhamdulillah terima kasih. Dosis kedua yang tersuntik sekitar 7.110 atau 83 persen. Kalau dari segi kelompok,  untuk tenaga kesehatan di lingkungan tenaga kesehatan, hakikinya adalah seluruh penduduk 70%,’’ ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengedalian Penyakit Dinas, Kesehatan Provinsi Papua Barat dokter Nurmawati yang ditemui wartawan Rabu (17/3/2021) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Papua Barat, Manokwari.

Dokter Nurmawati mengatakan, untuk pelayan publik dan lanjut usia,  untuk pelayan publik dari target tahap kedua termin pertama, targetnya 6.410 sasaran pelayan public,  tu sudah terpaksa vaksinasi 7.230 atau 113 persen.

‘’Kemudian untuk yang dosis kedua sudah masih sedikit karena baru mulai,  sementara untuk lanjut usia ini yang kita masih sedikit kita ditargetkan untuk tahap kedua termin pertama harus sekitar 5.670 lanjut usia, kami baru melaporkan 63 lanjut usia yang divaksin,’’ kata Nurmawati.

Menurut Nurmawati, Kenapa lanjut usia menjadi prioritas,  karena berdasarkan data epidemiologi kematian dan angka kesakitan didominasi lanjut usia.

Lanjutnya, bahwa tujuan vaksinasi untuk menekan angka kematian kematian dan kesakitan sesegera dini.

Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Haji Saleh Siknun, SE seusai melakukan vaksin dosis ke dua, Rabu (17/3/2021) di RSUD Provinsi Papua Barat, Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

‘’Kenapa presentasi pelayanan vaksinasi kepada orang usia lanjut rendah, karena penerimaan informasi di masyarakat belum baik, sosialisasi masih minim,  beda untuk pelayanan public,  pelayanan publik lebih muda,  lebih sering mencari informasi sehingga kita sudah bisa lampaui target,’’ tutunya.

Sedangkan vaksinasi untuk guru,  pedagang, skema termin, jasa transportasi di tahap dua termin kedua. Sehingga diharapkan OPD maupun instansi yangsudah  menjadi prioritas di termin pertama untuk bersabar, karena prinsipnya semua akan diberikan bertahap.

‘’Ditargetkan sebelum Juni semua pelayan publik yang juga lansia semoga sudah bisa tervaksinasi semua,  sehingga bulan Juli sudah kita mulai melayani masyarakat umum,’’ tambah dokter Nurmawati.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *