fbpx
Polri hadir mengajar anak-Anak di Kampung Puso dan Kampung Segior, Ayamaru Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ahad (26/7/2020) PAPUADALAMBERITA. FOTO: humas polda papua barat.  PAPUADALAMBERITA.COM.... Dulu Takut  Polisi, Kini Gembira, Bermain dan Belajar Bersama Polisi

Polri hadir mengajar anak-Anak di Kampung Puso dan Kampung Segior, Ayamaru Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ahad (26/7/2020) PAPUADALAMBERITA. FOTO: humas polda papua barat.

 PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Ketika masih kecil tidak sedikit orang tua memberikan stigma yang salah dari kalimat polisi kepada anak-anak, dengan menakuti anak-nakanya memakai kalimat awas ada polisi.

Stigma yang salah itu kini tidak ditemui lagi, dan terbalik, polisi kini menjadi disukai simpatik terhadap anak-anak, sesuai tageline Polri, Profesional, Moderen Terpercaya (Promoter).

Gambaran situasi itu baru saja diperlihatkan Direktorat Binmas Polda Papua Barat saat menggelar progam “Polisi Mengajar” berupa mengajar anak-anak dan memberikan trauma healing di Kampung Puso dan Kampung Segior, Distrik Ayamaru, Kabupaten Maybrat, Ahad (26/7)siang.

Mereka tampak ceriah, bermain girang dan belajar bersama-sama yang dipandu Polisi Wanita (Polwan) tanpa rasa takut atau malu-malu.

Kegiatan itu dipimpin Dirbinmas Polda Papua Barat Kombes Pol Bagijo Hadi Kurnijanto,SIk didampingi Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Adam Erwindi,SIk,M.H.

“Para personel mengajarkan kepada anak-anak tentang bagaimana mencintai Tanah Air, Indonesia, sejak dini,” kata Kabid Humas.

Para personel Polri juga mengajak anak-anak untuk belajar membaca dan menghitung sambil bermain dengan cara mewarnai gambar yang telah disediakan.

Anggota Polwan Polda Papua Barat bermain ceriah bersama anak-Anak di Kampung Puso dan Kampung Segior, Ayamaru Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Ahad (26/7/2020) PAPUADALAMBERITA. FOTO: humas polda papua barat.

“Tampak keceriaan terpancar dari wajah anak-anak di Kampung saat mengikuti kegiatan” kata Kabid Humas.

Kabid Humas juga menambahkan bahwa dengan mengajarkan anak-anak cinta Tanah Air sejak dini, maka mereka akan memahami semangat nasionalisme.

“Nantinya harapan kami kelak anak-anak inilah yang mampu menjadi generasi penerus bangsa yang andal serta dapat membanggakan diri mereka sendiri ataupun bangsa dan negara Indonesia,” katanya.

“Kegiatan ini tujuannya untuk mendekatkan dan mengenalkan polisi kepada anak-anak, menumbuhkan jiwa nasionalisme, mengajak bermain, dan belajar bersama” tambah Kabid Humas.(tam)

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!