Hijab uning ipemenang lomba,  (Nova Ika), jilbab abu-abu  pengawas TK (Sri Padminingsih) menyerahkan piala pemenang Kabid. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA GPAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Guru taman... Guru Berbakat Asal Distrik Salawati Raih Juara I Lomba Pembelajaran Dimasa Pendemi

Hijab uning ipemenang lomba,  (Nova Ika), jilbab abu-abu  pengawas TK (Sri Padminingsih) menyerahkan piala pemenang Kabid. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

GPAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Guru taman kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Nova Ika, seorang guru berbakat asal Distrik Salawati Kelurahan Matawolot, Kabupaten Sorong, berhasil meraih juara I lomba pembelajaran dimasa pandemi Covid-19, dengan perolehan Skor 36, yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Papua Barat.

Selain tingkat TK, lomba serupa juga diikuti oleh beberapa lembaga sekolah lainnya, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolahenengah Kejuruan (SMK).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan non Formal (PNF), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, Ronny Paa, S.Pd. K saat menyerahkan piala pada Selasa (9/3/2021) menjelaskan, selagi dalam masa pandemi Covid-19 pembelajaran tetap harus dilaksanakan. Ia menyebutkan, ada beberapa sekolah yang sukses dalam melaksanakan (pembelajaran online) itu, termasuk sekolah di Kabupaten Sorong, salah satunya TK ABA 3 Salawati.

Dengan adanya piala penghargaan ini, ia berharap dapat dijadikan sebagai motivasi untuk terus melakukan pembelajaran online. Sehingga semua TK bisa sama dengan TK ABA 3 salawati.

Pihaknya mengucapkan terimakasih dan pengahragaan atas perjuangannya sekalipun dihadapkan dengan tantangan Covid-19.

“Tak mundur selangkah pun demi suksesnya masa depan negeri ini yang tergantung pada anak-anak didik kita. Pendidikan mulai ditanamkan sejak usia dini. Inilah usaha dan kerja keras luar biasa,” ujarnya bangga.

Terpisah, Pengawas Pembina TK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sorong, Sri Padminingsih, S.Pd., M.Pd mengaku sangat bangga dan mengapresiasi atas jerih payahnya dalam mendidik dan mengajar anak-anak TK dimasa pandemi, dan tetap melalukan kegiatan belajar mengajar walaupun dengan pwmbelajaran jarak jauh yang dilakukann secara daring.

“Harapannya kedepan prestasinya harus lebih ditingkatkan. Jangan puas sampai disini, tetap berusaha lebih baik lagi. Agar keberhasilan ini menajdi motivasi bagi guru lain khususnya guru TK yang ada di wilayah binaan saya dan tempat lain khususnya Papua Barat dan Indonesia pada umumnya,” harapnya.

Sementara itu, Nova Ika, S.Pd menjelaskan, vidio lomba yang dikirim untuk mengikuti lomba embelajaran selama masa pandemi ini, yakni dengan mengangkat budaya kearifan lokal yakni budaya dan bahasa Moi, yang merupakan suku asli Sorong.

“Karena kita tinggal di Sorong yang merupakan tempat tinggal suku Moi. Kami menciptakan lagu berbahasa Moi dengan mengenal anggota keluarga. Ini yang pertama untuk tingkat provinsi,” jelasnya.

Ia berharap pendidikan di tanah Papua dapat sama dengan yang ada di luar Papua. Meskipun tempatnya di pelosok, namun peserta didik berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan sama seperti di daerah luar (Papua,red).

“Dengan kurikulum yang ada, anak-anak bisa belajar menggunakan bahan-bahan yang ada dilingkungan dan tidak harus beli. Sehingga lebih efisien dan efektif. Justru dengan menggunakan bahan alami itu lebih baik karena tidak mengandung zat kimia. Pemerintah juga sudah cukup perhatian dengan memberikan beberapa bantuan termasuk juga Bosda, selain itu saat ini telah banyak donatur,” terangnya.

Kepala Sekolah TK ABA 3 Salawati, Darwati as.Pd mengatakan, sebelumnya guru TK ABA Salawati juga pernah meraih bebetapa penghargaan lomba, diantaranya lomba guru berprestasi, lomba kepala sekolah berprestasi dan lomba Gernas Baku.

Meskipum dipelosok, lanjut Darwati, TK ABA 3 berhasil meraih juara nasional gerakan nasional membacakan buku (gernasbaku)
“Untuk wilayah Indonesia Timur di Papua dan Papua Barat, diikuti tiga lembaga yakni TK ABA 3 Salawati, TK ABA 6 aimas dan TK Al-Furqon Kota Sorong. Alhamdulillah meskipun di kampung, tetapi kita tidak mau ketinggalan dengan yang ada di wilayah kota,” bebernya.

Selain itu, TK ABA 3 juga pernah mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam program belajar di luar sekolah.
“Kami diberi apresiasi karena sudah melakukan sedangkan sekolah lain belum melaksanakan. Pada saat lomba 17 Agustus kita juga mengadakan lomba online lagu Indonesia Raya dan lagu kebangsaan dan lomba membuat logo HUT ke -75 dan mendapat piala dari ibu Linda Jonny Kamuru,” tandasnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *