PAPUADALAMBERITA.COM, Manokwari –  Kei Maluku Tenggara paling menjunjung tinggi adat. Larvul Ngabal, itu sebagai payung hukum yang sangat jelas mengatur tatan kehidupan bermasyarakat, hingga... Hira Ini Ntub Fo Ini, It Did Natub Fo It Did, Akhirnya Bupati Malra Lantik 32 Kepala Ohoi
KEPALA OHOI Elaar Let Rusli Madubun S.Sos.FOTO:istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM, Manokwari –  Kei Maluku Tenggara paling menjunjung tinggi adat. Larvul Ngabal, itu sebagai payung hukum yang sangat jelas mengatur tatan kehidupan bermasyarakat, hingga urusan Kepala Ohoi  (kampung), yang pemilik jabatanya adalah mata rumah atau satu marga secara garis lurus keturunan.

Untuk menghindari perselisihan di kemudian hari, para leluhur berapa abada yang lalu pun menggariskan dalam satu ungkap adat yang harus dipahami semua generasi Kei, Yaitu Hira Ini Ntub Fo Ini, It Did Natub Fo It Did (Jika itu milik kita, tetap kita punya dan jika itu milik mereka tetap mereka punya).

Bupati Maluku Tenggara Drs. M. Thaher Hanubun sebagai anak adat, tentu sangat paham dengan pesan tua-tua adat, akhirnyha Ia melantik 32 Kepala Ohoi di Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis (7/2/2019) di Kimso Center Langgur, Maluku Tenggara.

Pelantikan itu, tentuntu telah melalui persyaratan secara adaministratif pemerintah oleh ke-32 Kepala Ohoi.

PERSIAPAN pengukuhan secara adat oleh Raja Danar.FOTO: papuadalamberita.com

Papuadalamberita.com dalam peroleh data menyebutkan 32 kepala Ohoi yang dilantik ada tiga kepala Ohoi dari Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, yaitu Kepala Ohoi Danar Ternate, Kepala Ohoi Sare dan Kepala Ohoi Elaar Let.

Kepala Ohoi Elaar Let, dijabat Rusli Madubun, S.Sos. Rusli merupakan anak pertama dari

Almarhum Haji Abas Madubun, Kepala Ohoi Elaar Let sebelumnya. Berpulangnya Abas Madubun pada tahun 1995, jabatan Kepala Ohoi dijabat oleh Mahmud Madubun.

Sepeninggalan Mahamud Madubun karena berpulang, jabatan ini diduki M Oat yang saat itu menjabat Sekdes Ohoi Elaar, kemudian Kepala Ohoi Ellar Let dijabat penjabat yang ditunjuk pemerinta kabupaten Maluku Tenggara hinga pelantikan Kamis.

Sebelum pelantikan Kamis, Kepala Ohoi Elaar Let memperoleh pengukuhan secara adat oleh Raja Danar, H Mohamad Hanubun  mewakili Raja Wain, karena Elaar Let adalah Ohoi dibawa “keresiden” Dit Sak Mas, Wain, tetapi saat ini jabatan Raja Wain masih kosong.

CAMAT Kei Kecil Timur Selatan, Drs A Rahman M saat membacakan berita acara pengukuhan adat.FOTO:papuadalamberita.com

Acara pengukuhan adat yang digelar di Ohoi Elaar Let akhir Januari 2019 yang ikut disaksikan Camat Kei Kecil Timur Selatan, Drs A Rahman Madubun, serta perangkat kampung atau Saniri.

Terlantiknya 32 kepala Ohoi difinitif tentu ikut meringankan tugas pemerintah kecamatan maupun kabupaten. Karena peran kepala ohoi sangat diperlukan membantu tugas-tugas Camat.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *