fbpx
PT Pertamina (Persero) MOR VIII bersama Kejaksaan Tinggi Papua Barat  seusai penandatanganan MoU bidang hukum, dan TUN, Rabu (8/7/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun. PAPUADALAMBERITA.COM-MANOKWARI-... Jalin Kerjasama Bidang Hukum, Pertamina MOR VIII Gandeng Kejaksaan Tinggi Papua Barat

PT Pertamina (Persero) MOR VIII bersama Kejaksaan Tinggi Papua Barat  seusai penandatanganan MoU bidang hukum, dan TUN, Rabu (8/7/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM-MANOKWARI- PT Pertamina (Persero)  Marketing Operational Regional (MOR) VIII menjalin kerjasama bersama Kejaksaan Tinggi Papua Barat  dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara.

Sinergitas dua lembaga ini tertuang dalam MoU antara PT Pertamina (Persero) VIII oleh Region Manager Legal Counsel dan Compliance (LLC) Sulawesi Maluku Papua Himawan Djatmiko dan Kejaksaan Tinggi Papua Bara Yusuf yang diteken bersama di Aula Kantor Kejati Papua Barat, Rabu ( 8/7/2020 ).

Kedua pihak dalam MoU menyepakati pendampingan hukum legal resistensi, legal audit dan legal opinion dengan bantuan hukum yang diberikan kepada Pertamina  berupa litigasi dan non litigasi baik berperkara di peradilan maupun di luar pekerjaan masalah perdata dan tata usaha berkapasitas sebagai tergugat maupun tergugat.

Ataupun pelayanahukum lain berkaitan dengan sesama pemerintah sama turunan dari kegiatan BUMD atau BUMN maupun pada stakeholder yang berafiliasi pada pemerintah untuk melakukan mediasi fasilitasi maupun koordinasi dan sifat negosiasi yang diberikan bantuan oleh Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat mengatakan, kejaksaan berkepentingan karena tugas kejaksaan menjaga dan mengamankan asset  strategis dan vital negara termasuk Pertamina.

Yusuf juga menjelaskan, kejaksaan juga menjaga agar pertamina melakukan barang dan jasanya tepat waktu dan tepat sasaran, juga menjaga ketentraman dan ketertiban publik terjaga, sehingga lalu lintas operasional Pertamina ekspansi bisnis Pertamina eksplorasi regional pendistribusian Pertamina aman dan terjaga

“ Lebih lanjut ditambahkan Yusuf yang mana MoU ini adalah payung ambrella saja untuk mengikatkan diri, tapi kegiatan-kegiatan gak ada MoU juga gak apa-apa,  ada fungsinya ada SKK pasti kita layani yang penting itu in eksen in practice in kasus. Tapi kegiatan-kegiatan ril itu yang paling penting bagi kita,  bagaimana kita menjaga Negeri termasuk juga menjaga Pertamina dari gangguan hambatan maupun ancaman dari pihak pihak internal maupun eksternal,” ungkapnya.

Region Manager Legal Counsel dan Compliance ( LCC ) Sulampua Himawan Djatmiko mengatakan,  penandatanganan MoU karena Pertamina pusat telah melakukan dengan Kejaksaan Agung, sekaligus  memperkuat sinergitas bersama Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

‘’Selama ini Pertamina telah bersinergi bersama kejaksaan tinggi,  Pertamina melakukan ini supaya public Papua Barat mengerti bahwa Pertamina telah bersinergi dengan kejaksaan,” ujar Himawan yang ditemui wartawan seuisaseusai teken MoU bersama kejaksaan di Manokwari.

Himawan mengatakan, sebagai BUMN, Pertamina sepantasnya bersinergi dengan kejaksaan, hal serupa juga akan dilakukan bersama kejaksaan negeri, ini sesuatu yang mendadak tetapi Pertamina selalu  bersinergi bersama kejaksaan.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!