fbpx
Kepala Kantor Cabang (Kacab) Bulog Fakfak, Inung Tri Afandi. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masyarakat Kabupaten Faknfak dan Kaimana tidak perlu resah dan kuatir dengan... Kacab. Bulog : Ketersediaan Beras di  Fakfak dan Kaimana Bertahan Tiga Bulan

Kepala Kantor Cabang (Kacab) Bulog Fakfak, Inung Tri Afandi. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Masyarakat Kabupaten Faknfak dan Kaimana tidak perlu resah dan kuatir dengan ketersediaan stok beras untuk kedua Kabupaten di Wilayah Provinsi Papua Barat ini, dengan kondisi darurat Covid -19.

Pasalnya, ketersediaan beras untuk kebutuhan masyarakat di Kota Pala Fakfak maupun  di Kota Senja Kaimana mampu bertahan hingga 3 bulan kedepan, demikian dikatakan, Kepala Kantor Cabang Bulog Fakfak, Inung Tri Afandi, kepada papuadalamberita.com.  melalui kontak WhatsAap, Rabu (24/03/2020).

Menurutnya, walauapun ada khabar beberapa kapal putih milik perusahaan pelyaran nasional Indonesia (Pelni) tidak akan menyinggahi Fakfak dan Kaimana namun ketersediaan beras di Bulog Fakfak tidak berpengaruh pada kapal angkutan itu.

Apa lagi ketersediaan beras di Bulog Fakfak yang juga menangani ketersediaan beras di Kota Senja Kaimana hingga saat ini sebanyak 640 ton dan sangat aman untuk menjawab kebutuhan masyarakat selama 3 bulan kedepan.

“Stok beras saat ini digudang Bulog Fakfak sebanyak 640 ton yang mampu bertahan selama 3 bulan kedepan sehingga masyakata tidak perlu kuatir bahkan resah dengan kondisi beras saat ini”, tandas Inung Tri Afandi kepada media online ini.

Ketersediaan Stok Beras di Gudang Bulog Fakfak. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi ketersediaan beras Bulog setelah tiga bulan kedepan maka saat ini telah disiapkan stok sebanyak 1.500 ton yang akan dikirim dari Surabaya Jawa Timur dengan menggunakan kapal kargo.

“Bulog Fakfak sudah siapkan 1.500 ton beras yang saat ini berada di Surabaya Jawa Timur dan beras tersebut dalam waktu dekat akan dikirim menggunakan kapal kargo menuju Fakfak”, tukasnya.

Ditambahkannya, bila nantinya stok beras dari Surabaya yang akan masuk dalam waktu dekat sebanyak 1.500 ton maka ketersediaan kebutuhan pangan untuk masyarakat Fakfak dan Kaimana sudah sangat aman hingga hingga pertengan tahun 2020 ini.

Selain itu lanjutnya, untuk kebutuhan gula pasir di Bulog memang lagi kosong namun dalam waktu dekat kebutuhan gula akan masuk dan dapat menekan harga gula yang saat ini ada di pasaran.

“Gula pasir masih banyak tersedia di distributor namun harga per kilo nya masih mahal nanti kalau gula pasir milik Bulog masuk sudah mampu menekan harga pasaran di Fakfak:, tutupnya.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *