Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH, MSI bersama Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam... Kata Wakil Gubernur Papua Barat Lonjakan Positif Corona di Hari Sabtu adalah “Alarm Waspada”

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH, MSI bersama Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Papua Barat, dr Arnold Tiniap. PAPUADALAMBERITA. FOTO: rustam madubun.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, SH, MSI mengatakan jumlah penambahan orang yang terinveksi positif CoronaVirus Disease (COVID-19) di Papua Barat pada hari Sabtu 27 September berjumlah 131 orang itu sebagai alarm waspada bagi warga Papua Barat.

Baca juga: Papua Barat Ditepi Jurang Corona, Waktu Buka Toko Dibatasi, Gubernur Kunci Kantor, Pintu Masuk Laut-Udara Terbuka

Ungkapan keprihatinan orang nomor dua di Papua Barat ini dituangkan dalam akun pribadi Wagub di media sosialnya, Ia menilai jumlah itu sangat fantastis, karena naik dua kali lipat dari jumlah positif selama Corona mulai mewabah di Papua Barat April 2020 yaitu dengan jumlah tertinggi positif dalam sehari 71 orang, tetapi pada Sabtu ini yang positif tambah 131 orang.

Tulisan Wagub yang memperoleh banyak moji like (suka) dari netizen itu, Wagub juga mengingatkan warga bahwa fasilitas kesehatan  yang tidak memadai dan keterabatasan tenaga medis karena mebludaknya pasien dalam perawatan maka 10 hari kedepan Ia sangat kuatir Papua Barat akan mengalami kewalahan dalam penanganan pasien positif corona.

Untuk itu Ia mengimbau warga jaga diri sendiri, keluarga dengan mentaati protocol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun dalam jumnlah banyak.

Sebagian komentar atas tulisan Wakil Gubernur Papua Barat di laman facebooknya Wagub. PAPUADALAMBERITA. FOTO: tangkap layar.

INI TULISAN PERINGATAN WAGUB:

” Alarm Waspada “
Lagi dan lagi, Penambahan kasus harian Positiv Covid 19 terus meningkat dengan sangat drastis.
Tgl 22 kemarin, angka tambahan harian posisif  71 orang dan adalah angka tertinggi sejak kasus pertama Papua Barat sejak bulan april yang lalu.

Hari ini terjadi penambahan kasus baru hampir 2xlipat yakni 131 kasus.

Basudara semua.

Ini adalah alarm bagi kita semua.
Sy ingatkan saja.

Fasilitas kesehatan kita terbatas. Jumlah paramedis kita juga terbatas bahkan sebagian ada yg terpapar, begitu jg sejumlah faskes hrs di tutup utk kepentingan sterilisasi. Jika jumlah kasusnya tdk bisa kita kendalikan dan angka hariannya terus naik seperti hari ini, maka dlm 10 hari kedepan saya khawatir kita akan kewalahan.

Jadi, mari jaga diri dan keluarga kita, patuhi protokol kesehatan. Selalu pake masker dgn benar, sering cuci tangan dgn sabun, jaga jarak dgn sesama, sebisa mungkin hindari kerumunan serta jaga kesehatan.

Kalo bukan kita yg jaga diri kita dan keluarga kita lalu siapa yg mo jaga, dan kalo bukan sekarang kita jaga diri kita mo kapan lagi? Sebelum semua jd terlambat, mari patuh dgn anjuran pemerintah.

Cuitan Wagub lima jam lalu dari berita ini diturnkan, red selain memperoleh komentar keprihatinan, emoji media sosial seperti suka, super dan sedih juga ada 10 netizen yang membagikan tulisan Wagub itu ke laman akun pribadi mereka.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *