Post Views: 17 Ketua KPU Teluk Bintuni, Herry Arius Salamahu menyerahkan SK Penetapan dua Paslon Peserta Pilkada serentak Teluk Bintuni tahun 2020 kepada komisioner... KPU Teluk Bintuni Tetapkan Petrus Kasihiuw – Matret Kokop  dan AYO Pasangan Calon di Pilkda 2020

Ketua KPU Teluk Bintuni, Herry Arius Salamahu menyerahkan SK Penetapan dua Paslon Peserta Pilkada serentak Teluk Bintuni tahun 2020 kepada komisioner Bawaslu Teluk Bintuni, Sopia Tokomodoran di kantor KPU Teluk Bintuni, Rabu (23/9/2020). PAPUADALAMBERITA. FOTO: istimewa

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Teluk Bintuni akhirnya menetapkan bakal pasangan calon (Bapaslon) Ir Petrus Kasihiuw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) dan Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy (AYO) menjadi pasangan calon (Paslon) peserta pemilihan kepala daerah dan wakil kepada daerah (Pilkada) serentak 2020.

Dua pasangan calon ini ditetapkan dalam rapat pleno KPU Teluk Bintuni tertutup yang hanya dihadiri pihak penyelenggara dan pengawasa (Bawaslu) setempat di kantor KPU Bintuni, Rabu (23/9/2020).

Ketua KPU Teluk Bintuni, Herry Arius Salamahu mengatakan, sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan, program dan jadwal pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilkada) serentak 2020, maka ditetapkan dua bapaslon menjadi paslon.

“Kami sudah tetapkan dua pasangan calon menjadi peserta pilkada Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2020 yang pertama pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy atau AYO dan pasangan calon bupati dan wakil bupati, Ir Petrus Kasihiuw, MT – Matret Kokop, SH atau PMK2,” kata Herry Arius Salamahu saat menggelar konfrensi pers di press room KPU Teluk Bintuni, Rabu sore.

Ditegaskan ketua KPU bahwa setelah ditetapkan kedua bakal paslon menjadi pasangan calon maka semua persyaratan calon telah memenuhi, karena melalui hasil verifikasi yang dilakukan tim.

Lebih lanjut  dikatakan Arius Salamahu seharusnya pleno penetapan calon peserta pilkada serentak Kabupaten Teluk Bintuni ini dilaksanakan secara terbuka, namun berdasarkan rapat daring bersama KPU RI, Bawaslu RI, Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII/ Kasuari ditegaskan untuk diplenokan secara tertutup.

“Ya karena persoalan COVID-19 sehingga rapat pleno ini hanya dihadiri KPU dan Bawaslu Teluk Bintuni tanpa dihadiri pasangan calon peserta pilkada, partai pengusung dan LO,” sahutnya.

Tahapan selanjutanya kata Salamahu pihaknya akan menggelar rapat pleno terbuka tentang penarikan nomor urut paslon yang dihadiri dua pasangan calon AYO dan PMK2, pimpinan partai pengusung, LO dan Bawaslu di Aula KPU Teluk Bintuni, Kamis (24/9/2020).

“Rapat pleno penarikan nomor urut paslon ini diterapkan protokol kesehatan makanya hanya kami undang dua paslon, ketua parpol pengusung dan LO serta Bawaslu, ini untuk mencegah penyebaran COVID-19” pungkasnya.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!