fbpx
Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, Gustaf Manuputty bersama rombongan meninjau lokasi penampungan pasien terjangkit Virus Corona. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Setelah terbentuk,... Langkah Awal Satgas Pencegahan Virus Corona

Ketua Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, Gustaf Manuputty bersama rombongan meninjau lokasi penampungan pasien terjangkit Virus Corona. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI- Setelah terbentuk, satuan tugas (Satgas) pencegahan virus corona (COVID-19) tingkat Kabupaten Teluk Bintuni yang dipimpin Sekda, Gustaf Manuputty,S.Sos.,M.M melakukan langkah-langkah antisipasi.

Langkah awal yang dilakukan, Ketua satgas (Covid – 19) didampingi Wakapolres dan sejumlah pimpinan OPD yang tergabung dalam tim satuan tugas pencegahan virus corona memantau posko di pelabuhan Bintuni, Jumat (20/3/2020)

Tim satgas juga melihat secara langsung kegiatan screening atau pemeriksaan di posko di pelabuhan, Kepala RSUD juga memberikan penjelasan terkait penanangan virus corona.

Tim satgas Covid- 19 juga memantau screening penumpang Susi Air yang datang dan hendak ke Bintuni.

Rombongan satgas menyempatkan waktu meninjau persiapan tempat penanganan pasien terjangkit Covid-19, menggunakan lokasi Sanggar Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung di SP 4 Distrik Manimeri.

Setelah itu mereka melakukan peninjauan ke posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Teluk Bintuni.

Sesuai data yang dihimpun media ini, ada lima titik posko satgas pencegahan Covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni yaitu, Bandara Stenkool, Kantor Bupati, Pelabuhan Bintuni, Babo dan Distrik Aroba.

Sementara itu, juru bicara satgas pencegahan Covid-19 Kabupaten Teluk Bintuni, dr. Wiendo menjelaskan, hingga Jumat 20 Maret 2020 kasus terkonfirmasi positif covid – 19 masih nihil.

“Sudah diperiksa atau dijawab 0. Negetif  0 dan masih dalam proses  0. Orang dalam pemantauan (ODP) 0 . Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 0. Pasien PDP meninggal 0 dan pasien kondisi probable saat ini 0” jelas dr Wiendo melalui keterangan persnya.(aba/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!