Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT didampingi Wakil Bupati, Matret Kokop, SH disambut tarian dari masyarakat Kuri di Ibukota Distrik Kuri, Minggu (13/9).... Letakan Batu Pertama GPI Kemah Injil Sarbe, Bupati Sampaikan Ini

Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT didampingi Wakil Bupati, Matret Kokop, SH disambut tarian dari masyarakat Kuri di Ibukota Distrik Kuri, Minggu (13/9). PAPUADALAMBERIRA. FOTO: dokumentasi

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw, MT didampingi Wakil Bupati, Matret Kokop, SH meletakan batu pertama Pembangunan gedung Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua  jemaat Kemah Injil Sarbe sekaligus menyaksikan pembongkaran gedung lama

Pasangan kepala daerah Kabupaten Teluk Bintuni ini saat tiba di Ibukota Distrik Kuri disambut meriah masyarakat Sarbe dengan tarian.menuju lokasi peletakan batu pertama dilanjutkan dengan ibadah.

Ibadah peletakan batu pertama  dipimpin  Pdt Diana Karatem, yang membagikan Firman Tuhan dari bacaan kitab Hagai pasal 1 ayat  1 hingga 14.

Bupati Teluk Bintuni, Ir Petrus Kasihiw,M.T dalam sambutanya mengatakan, Gereja lama merupakan saksi sejarah pertumbuhan iman Kristen di tanah Kuri.Semua ini merupakan kuasa Tuhan yang membawah terang di tempat ini.

“Sebagai pemerintah dan wakil Allah di dunia Roma 13 adalah menjadi kewajiban pemerintah memperhatikan Pembangunan sarana sarana ibadah, dalam kurun waktu tiga stengah tahun ini, saya dan wakil selalu mengalokasikan anggaran bagi Pembangunan sarana dan prasarana tempat peribadatan,” ucap orang nomor satu di negeri sisar matiti itu.

Lanjut Kasihiw menuturkan, Gedung Gereja ini sudah diberikan bantuan tahap pertama, sehingga kami minta panitia mempertangunggjawabkan pengunaan anggaran tahap pertama agar pemerintah bisa membantu tahap kedua sehingga Pembangunan gedung Gereja ini terus berkesinambungan.

Pemerintah akan memberikan dukungan penuh bagi Gereja ini.Dan dukungan ini bukan saja untuk Gereja di Sarbe tetapi semua tempat tempat ibadah di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.Ini merupakan bagian dari tangunggawab pemerintah.

Tuhan akan membuka hati dan tangan orang orang yang akan membantu, terpenting harus semangat,karena membangun tempat ibadah tidak gampang karena di dalam kepanitiaan sendiri kadang ada cobaan.

“Untuk itu, selalu berdoa kepada Tuhan agar semua pekerjaan yang dilakukan menjauh dari permasalahan permasalahan,baik itu kecelakaan dan perbedaan pendapat,’’ pungkas Bupati.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *