Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI dan Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH yang ditemui... Merawat Kerukunan, Kapolda Papua Barat: Sterilisasi Gereja Sebelum Ibadah Paskah

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI dan Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, SIK, MH yang ditemui wartawan di Arfak Conventtioncenter Polda Papua Barat, Rabu (31/3/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTOL RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.Com. MANOKWARI – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Doktor Niko Tike bertemu tokoh lintas agama yang dikemas dalam thema Merawat Krukunan Di Papua Barat, Rabu (31/3/2021) di Arfak Convention Hall Polda Papua Barat.

Akhir dari pertemuan ada pembacaan ikrara, mengutuk keras aksi terorisem yang terjadi di Makasar, Ahad (28/3/2021), dan menolak segala aksi kekerasan yang terjadi di Indonesia dilanjutkan dengan penadndatanganan Deklarasi Merawat Toleransi di Papua Barat.

Kapolda Papua Barat mengatakan pertemuan bersama toko lintas agam harus digelar secara periodik dalam rangka merawat kerukunan.

‘’Merawat kerukunan ini filosofinya besar,  dimana kita menginginkan ada toleransi yang dalam,  yang memang sejak tahun 2019 nilai toleransi kita tertinggi di Papua Barat,  namun yang terpenting adalah kita betul-betul menciptakan situasi kondisi Papua Barat yang lebih kondusif,  dan yang paling terpenting adalah menyikapi terjadinya kasus teroris (bom bunuh diri, red) di Makassar,’’ ujar Kapolda Papua Barat yang ditemui wartawan seusai acara.

Kapolda Papua Barat dan Pangdam XVIII/Kasuari serta Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Doktor Niko Tike saat penandatangan deklrasi merawat kerukunan Papua Barat, Selasa (31/3/2021) di Arfak Conventioncenter Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN 

Kata Kapolda,  pertemuan bersama tokoh lintas agama menjadi acuan Kebersamaan menghindari adanya masalah masalah terorisme mulai dari kelompok-kelompok yang memang ada cikal-bakal nya ada tentunya bisa di antisipasi.

Kapolda yang didampingi Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam erwindi menambahkan, bahwa  Ia telah menugaskan Kapolres Jajaran Polda Papua Barat bersinergi dengan Forkopimda di masing-masing wilayah.

‘’Melakukan patroli gabungan, berkoordinasi dengan gereja pada saat ini Paskah,  ini penting  buat kita semua untuk melakukan antisipasi terjadinya kejadian , kami juga nanti akan melaksanakan patroli gabungan TNI dan Polri,’’ tegas Tornagogo Sihombing.

Antisipasi lain yaitu, Polda Papua Barat akan melakukan sterilisasi di tempat-tempat ibadah, gereja sebelum pelaksanaan Paskah.

‘’Kemudian kami betul-betul melakukan sterilisasi pada gereja-gereja yang memang diupayakan untuk adanya pengamanan yang maksimal terhadap gereja-gereja supaya Paskah berjalan hikmatan dan baik di Papua Barat,’’ sebut jenderal bintang ini.

Tokoh lintas agama membacakan deklrasi mengutuk aksi teroris di Makassar , Selasa (31/3/2021) di Arfak Conventioncenter Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN 

Ia menilai, Papua Barat sampai saat ini kondusif,  Polda juga  koordinasi dengan koordinator wilayah Densus 88 ada di Papua Barat, bersama toko-toko agama,  juga bersama-sama bersinergi untuk memahami tentang situasi di Papua Barat.

‘’Termasuk umat beragama juga ikut mendukung untuk melaporkan sekecil apapun terkait dengan masalah-masalah pelaku teror seperti ini,’’ ta,tambah Kapolda.

Sebut Kapolda bahwa tentang sterilisasi gereja rencana dimulai besok (Kamis, red), kemudian nanti anggota jaga sampai dengan perayaan di hari Jumat Agung dan Sabtu puncaknya

‘’Tadi kita sudah deklarasi,  bahwa kita antikekerasan dan semua sepakat tokoh-tokoh agama FKUB, kepolisian,  TNI dan semua perangkat sepakat,  bahwa mengutuk keras aksi terorisme yang terjadi di di Makassar dan mendukung tugas-tugas kepolisian dalam memerangi aksi-aksi kekerasan teroris yang ada di Indonesia,’’ sambung Sihombing.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *