fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – 1 Juli merupakan hari bersejarah lahirnya kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri pun merayakan dengan menggelar upacara dan syukuran perayaan peristiwa bersejarah... Merespon Hegemoni Medsos, DitReskrimum Polda Papua Barat Hadirkan Website, facebook, instagram dan twitter
Dir Reskrimum Polda Papua Barat, Robert DA Costa, S.IK, M.H. FOTO: ISTIMEWA/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – 1 Juli merupakan hari bersejarah lahirnya kepolisian Negara Republik Indonesia. Polri pun merayakan dengan menggelar upacara dan syukuran perayaan peristiwa bersejarah 73 tahun yang lampau.

Tepat pada tanggal 1 Juli 2019 juga merupakan hari yang penting bagi  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Papua Barat karena pada puncak peringatan ulang tahun kepolisian, Direktorat spesialis kejahatan jalanan ini meluncurkan perdana website direktorat reskrimum polda papua barat dg alamat  www.ditkrimumpoldapapuabarat.com.

Bukan saja website, direktorat yang berkantor di maripi ini juga meluncurkan sarana medsos lainnya seperti facebook, instagram dan twitter.

Masyarakat dapat langsung mengakses facebook dengan nama profilnya Ditkrimum Polda Papua Barat. Sedangkan profil instagramnya adalah  ditkrimumpoldapapuabarat. Dan profil twitter nya adalah  Ditkrimumpoldapapuabarat.

Ide meluncurkan website, facebook, instgram dan twiiter ditkrimum papua barat berasal dari Direktur Reskrimum Polda Papua Barat,  Kombes Pol Robert Da Costa S.Ik., M.H.

Perwira Utama Polda Papua Barat asal Kupang tersebut menjelaskan, bahwa peluncuran ke-4 media sosial ini merupakan tindak lanjut dari program promoter kapolri yaitu manajemen media.

Lanjut Robert , bahwa 5 tahun terakhir,  hegemoni media sosial  terus berkembang pesat di Papua Barat.

“lihat saja, saat ini marak terbentuk komunitas atau grup publik di facebook maupun instagram, yang tematik dengan kamtibmas.  Ini menunjukkan bahwa penggunaan medsos menjadi budaya populer netizen untuk tukar menikar informasi seputar kejahatan,’’  ujar Robert.

Robert  menambahkan bahwa dalam komunitas di medsos tersebut banyak komunikasi seputar kriminalitas di Papua Barat ternasuk kabupaten/kota nya juga.

Melalui medsos, para netizen dapat melakukan tukar menukar informasi kejahatan. Tak jarang, mereka juga memviralkan ke komunitas atau grup tetangga lainnya.

“Tak heran, sebuah peristiwa kejahatan di suatu kampung terpelosok pun bisa viral dalam sekejap ke seluruh Indonesia,” terang Robert.

Robert menegaskan bahwa manajemen media juga jadi penekanan bapak Kapolda Papua Barat. Itu sebab, direktorat krimum merespon cepat utk meluncurkan medsos guna layanan dan komunikasi dengan warga papua barat.

Semoga kehadiran medsos oleh Direktorat Reskrium papua barat diharapkan menjadi kado spesial bagi warga papua barat pada perayaan HUT bhayangkara ke-73. Diharapkan seluruh warga papua barat dapat aktif dan interaktif melalui medsos ini.(*tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!