Posko PMK2 Jilid II di Bintuni yang diobrak-abrik Oknum TNI. PAPUADALAMBERITA. FOTO: istimewa PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Seorang oknum TNI Angkatan Darat, berinsial RM tanpa... Oknum Anggota TNI-AD Merusak Sekertariat dan Posko PMK2 Babo

Posko PMK2 Jilid II di Bintuni yang diobrak-abrik Oknum TNI. PAPUADALAMBERITA. FOTO: istimewa

PAPUADALAMBERITA.COM. BINTUNI – Seorang oknum TNI Angkatan Darat, berinsial RM tanpa sebab tiba-tiba merusak sekertariat induk tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Teluk Bintuni nomor urut 2, Ir Petrus Kasihiw,M.T – Matret Kokop,S.H (PMK2) jilid II di Kampung Kasira, Distrik Babo, Senin (28/9/2020)

Tindakan anarkis oknum anggota Kodim 1702 Jayawijaya/ Wamena, Papua itu ternyata awalnya mengobrak-abrik posko  PMK2 yang beelokasi tepat di depan sekertariat tim pemenangan itu.

Korwil PMK2 jilid II Distrik Babo, Rasid Fimbay saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat whatshappnya, Senin malam membenarkan kejadian pengrusakan dilakukan oknum TNI-AD yang terjadi sekira pukul 19.00 WIT.

Ironisnya, oknum anggota itu diduga sengaja melakukan pengrusakan sekertariat tim pemenangan dan posko tetap pada saat tim PMK2 Babo sedang input data tentang pendukung pasangan calon Piet-Matret yang sudah terdaftar di daftar pemilih sementara (DPS).

“Benar ketika dia (pelaku) ngamuk teman-teman lagi kerja data anggota tim Posko tuk memastikan bahwa mereka benar-benar terdaftar di DPS” tulis Rasid melalui pesan whatshapnya.

Lebih ironisnya lagi, setelah merusak sekertariat dan posko PMK2, Ia mempersilahkan tim pemenangan melaporkan kejadian anarkisnya kepada calon bupati nomor urut 2, Piet Kasihiw.

“Oknum tentara dengan anarkis sambil menyebut dan kamong mau kasih tau Pitet Kasihiuw, saya tunggu di di Babo” sebut  Kordinator tim milenial pelangi PMK2 jilid II Kabupaten Teluk Bintuni, Jimi Arista Kwando saat dihubungi media ini melalui telpon celulernya, Senin malam sembari menambahkan pernyataan Ramona.itu didengar serta disaksikan seluruh warga Kasira Babo.

Padahal TNI Polri sebenarnya tidak boleh berpolitik karena dilarang undang-undang, bahkan diduga sangat tendensius sehingga merusak sekertariat dan posko pemenangan pasangan calon

Lanjut Jimi mengatakan bahwa pada saat melakukan pengrusakan, pelaku menyebutkan, bahwa alasan membuat tindakan ini karena waktu Bapanya meninggal posko PMK2 putar-putar lagu.

“Ini tidak nyambung juga karena bapanya sudah meninggal tiga minggu lalu, sementara teman-teman di sekeetariat tidak ada persoalan dengan dia,” ujar Jimi.(aba)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *