Peserta dari Manokwari Papua Barat bersama panitia Workshop Media Maluku Papua 2019 oleh Pertamina MOR VIII 1/11/2019) saat di loaksi Outbound di Desa Bongkasa,... Penyebaran BBM Satu Harga Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Bagi Pertamina MOR VIII

Peserta dari Manokwari Papua Barat bersama panitia Workshop Media Maluku Papua 2019 oleh Pertamina MOR VIII 1/11/2019) saat di loaksi Outbound di Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Provinsi Bali Denpasar. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com

Pembukaan Workshop Media Maluku – Papua oleh General Manager Pertamina MOR VIII Maluku-Papua 2019, Gema Iriadus Pahlawan (nomor dua dari kiri) (01/11/2019) di Bali Denpasar. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. BALI DENPASAR – General Manager Pertamina MOR VIII Maluku-Papua, Gema Iriadus Pahlawan mengakui jika penyebaran BBM satu harga masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pertamina, karena manfaat BBM satu harga bagi warga Provinsi Papua dan Papua Barat sangat besar.

“Pemerataannya masih kurang. Untuk itu perlu dilakukan sinergi dengan media. Sehingga penyalurannya merata,” ujar Manager Pertamina MOR VIII Maluku-Papua  Jumat (1/11/2019) di Bali Denpasar.

Harapan Pertamina adalah sinergitas media dapat memberikan informasi daerah-daerah mana saja di Papua dan Papua Barat yang belum merasakan manfaat dari BBM satu harga.

Untuk itu Pertamina MOR VIII Papua – Maluku bersama  60  wartawan bertemu di Bali dalam acara yang dihelat bertemakan “Workshop Media Papua – Maluku selama tiga hari 1-3 November 2019, melalui kegiatan tersebut menjadi peningkatan silaturahim antar jurnalis Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara.

Ia mengatakan, tentunya Pertamina MOR VIII sebagai BMUN perusahan pelayan public menghaturkan terima kasih kepada pekerja media yang mengikuti workshop.

Pertamina MOR VIII menjamu makan malam bersama peserta Workshop Media Maluku-Papua 2019 yang dikemas dalam Gala Dinner, Jumat (01/11/2019) di Bali, Denpasar. FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com.

“Pertamina mengucapkan terimakasih atas media dengan Pertamina. pemberitaan-pemberitaan yang saya baca, banyak memberikan masukan kepada kami untuk pelayanan lebih baik lagi di wilayah Papua dan Maluku,” jelas Gema Iriadus Pahlawan.

Paska peristiwa Papua dan Papua Barat dua bulan lalu, Ia menjelaskan bahwa Pertamina MOR XVIII terus berupaya memberikan pelayanan maksimal di wilayah Papua dan Papua Barat sehingga masyarakat tetap terlayani walaupun dalam situasi saat itu mencekam. Karena itu harus dilakukan.

“Kita ketahui kejadian 19 Agustus di Papua Barat dan 21 Agustus di Papua, pertamina berusaha tetap menyalurkan BBM di wilayah Papua dan Maluku,”  urai Gema.

Ia mengatakan, Pertamina membuka diri  untuk media di wilayah Papua-Maluku memberikan masukan kepada Pertamina sehingga Pertamina dapat berbenah yang lebih baik lagi kepada warga.

Sebanyak 60 Jurnalis dari wilayah timur dipertemuka  oleh Pertamina MOR VIII, sekaligus melakukan workshop media Maluku Papua 2019.

Jamuan makan hari ketiga Workshop Media Maluku-Papua oleh Pertamina MOR VIII di Pantai Jimbaran, Bali Denpasar. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com.

Lima peserta dari Papua Barat, Irsye Simbar, Abdul Rasid Fatahuddin, Erdo, Jefri  Watimurry dan Rustam Madubun mengaku berterima kasih atas undangan dan kepecayaan Pertamina MOR VIII kepada media di Papua Barat mengikuti workshop bersama Pertamina di Bali selama tiga hari.

‘’Kegiatan Pertamina MOR VIII bermanfaat dan baik untuk media, karena, bukan hanya sebagai ajang silaturahim sesama jurnalis dari Maluku, Papua dan Papua Barat. Tetapi juga menjadi peningkatan pengetahuan bagi kita untuk lebih memahami pelayanan Pertamina kepada masyaraat dan juga media dapat memberikan masukan pada Pertamina dalam meningkatkan pelayanannya sebagai perusahaan BUMN yang memiliki slogan BBM Satu Harga,’’ ujar  Rasid Fatahuddin Pemred media online Papuakita.com kepada Papuadalamberita.com di Bali.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *