PAPUADALAMBERITA.COM, Manokwari – Keluarga besar Perseman Manokwari berkabung,  Sabtu (26/1/19) satu  Legenda sepakbola, Perseman Manokwari, Sem Demotokay Kabo tutup usia. Kabar duka ini diperoleh... Perseman Berkabung, Sem Demotokay Tutup Usia,  Adolf Kabo Prihatin
Perseman Manokwari era 80an di Gelora Bung Karno, Jakarta.FOTO: album adolof kabo auri/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM, Manokwari – Keluarga besar Perseman Manokwari berkabung,  Sabtu (26/1/19) satu  Legenda sepakbola, Perseman Manokwari, Sem Demotokay Kabo tutup usia.

Kabar duka ini diperoleh papuadalamberita.com dari akun media social milik Legenda pesepakbola Indonesia asal Manokwari Adolof Kabo Auri.

Dalam akunya bintang sepakbola nasional era 80 ini mengungkapkan rasa duka yang sangat dalam atas berupalangnya Sem (sapaan akrab Sem Demotokay Kabo, red) serta prihatin kepada Pemerintah Daerah Manokwari, Papua Barat.

‘’Saya Adolof Kabo merasa kecewa dengan pemerinta daerah Kabupaten Manokwari, dulu Kota Manokwari gelap gulita dan Indonesia tidak mengetahui Manokwari, yangg mana dengan sepak bola, dari Devisi ll Zona Indonesia Timur Tahun 1984 di Kabupaten Biak Perseman Manokwari tampil gemilang dengan meraih kasta tertinggi Indonesia Timur sebagai juara satu,’’ jelas Kabo.

Pada musim kompetisi Indonesia Timur lagi-lagi Perseman Manokwari meraih tahta terhormat sebagai Juara satu Devisi Satu di Bangdung, Jawa Barat.

‘’Juara empat Devisi Utama Perserikatan Indonesia, disitulah  baru mata seluruh Indonesia mengetahui Perseman Manokwari,’’ kata Kabo.

Dua pemain Timnas Indonesia di eranya, Adolof Kabo Auri (kanan) dan Ricky Yakobi bersama koleganya dalam satu kesempatan.FOTO:album adolof kabo auri/papuadalamberita.com

Adolof yang mantan pemain Timnas Indonesia mengatan. dari pemain-pemain itulah yg angkat nama baik Kabupaten Manokwari.

‘’Kini mereka  telah gugur tetapi pemerinta daerah tidak memberikan ucapan duka atau kasih krans bungga, berawal dari, berpulangnya Mundus Wanei, Leo Kapisa, Demianus Rumakewi, Anes Kambuaya, Aris Kapisa,  Yonas Sawor dan sasmpai kini Sem Demotokayo,’’ urai Kabo mengenang,

Ia mengatakan hari ini, Sabtu 26 Januari, 2019 pukul 10.00 WIT  pemakaman seorang pahlawan sepak bola Perseman Manokwari Sem Demotokay Kabo juga tidak dihadiri perwakilan pemerintah.

Adlof  tidak menuntut perhatian yang berlebihan, cukup dengan kehadiran pemerintah daerah di rumah duka saja sudah merupakan satu penghormatan kepada legenda-legenda sepakbola asal Manokwari yang telah mengharumkan nama besar Manokwari di Indonesia. ‘

’Kami mengarapkan pemerinta daerah datang lihat saja itu sudah cukup,’’ tulis Kabo dalam akun media sosialnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *