fbpx
Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong.PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO: istimewa “Anak-anak kita butuh sekolah, butuh kemajuan bukan penderitaan, kita yang orang tua seharusnya mendukung yang baik, bukan... Pesan Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong, Jaga Kamtibmas

Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong.PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO: istimewa

“Anak-anak kita butuh sekolah, butuh kemajuan bukan penderitaan, kita yang orang tua seharusnya mendukung yang baik, bukan sebaliknya. Mari kita semua berkarya dibidang masing-masing, tidak perlu saling menjatuhkan karena saat ini pemerintah terus perhatikan Papua,”

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI- Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong berpesan kepada masyarakat untuk selalu menjaga dan mendukung Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan damai di Provinsi Papua.

“Terkait putusan hukum terkait tujuh mahasiswa Papua di pengadilan Negeri Balikpapan, mari bersama jaga kenyamanan dan kerukunan hidup, jaga Kamtibmas bersama,” ujar di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Kamis (18/6/2020).

Ondoafi mengatakan, menjaga dan mendukung Kamtibmas bukan tugas aparat keamanan Polri atau TNI saja, namun menjadi tanggungjawab semua masyarakat.

“Lingkungan aman dan nyaman dambaan semua. Sehingga Kamtibmas perlu dijaga bersama, tinggal saling koordinasi dan komunikasi,” jelas Ondoafi.

Terkait keputusan hukum tujuh tersangka asal Papua di PN Balikpapan, Stanis menilai prosesnya berjalan baik, apalagi tuntutan hukum dari Jakasa Penuntut Umum (JPU) berbeda dengan putusan majelis hakim, itu diapresiasi.

“Semua harus hargai proses hukum juga putusannya, tidak perlu aksi menentang kebijakan yang sudah berpihak pada kita,” pesannya.

Terkait , 1 Juli 2020 yang biasanya diperingati sebagai HUT dari kelompok tertenu yang bersebrangan dengan pemerintah, Stanis mengingatkan bahwa hal itu tidak perlu dibesar-besarkan, saat ini Otsus telah berlaku di Tanah Papua, semua pihak terutama generasi muda lebih memikirkan masa depan.

“Jangan terlalu lama bernostalgia dengan kisah lalu, yang belum tentu bisa seperti masa kini. Jika mau dibandingkan dengan tetangga (PNG) kita, hidup di Papua jauh lebih baik, karena kita semua diberikan kesempatan yang sama, sekolah dan bisa kerja dimana saja,” tekannya.

Ia mengajak semua pihak bersatu, bersama-sama bangun Papua disemua bidang dari pada ribut dengan kisah lalu dan tidak memikirkan masa depan.

“Anak-anak kita butuh sekolah, butuh kemajuan bukan penderitaan, kita yang orang tua seharusnya mendukung yang baik, bukan sebaliknya. Mari kita semua berkarya dibidang masing-masing, tak perlu saling menjatuhkan karena saat ini pemerintah terus perhatikan Papua,” katanya.(rls/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!