fbpx
Pertemuan FORKOPIMDA Provinsi Papua Barat bersama elemen masyarakat Manokwari, Selasa (10/9/2019). FOTO: humas polda papua barat/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kehadiran anggota Brimob Nusantara dari... Polisi Hadir untuk Kenyamanan Masyarakat, Gubernur: Papua Rumah Kita Bersama

Pertemuan FORKOPIMDA Provinsi Papua Barat bersama elemen masyarakat Manokwari, Selasa (10/9/2019). FOTO: humas polda papua barat/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kehadiran anggota Brimob Nusantara dari sejumlah Polda di Indonesia BKO Polda Papua Barat paska peristiwa Agustus 2019 sebagai bentuk menciptakan keamnan, kenyamanan di tengah-tengah masyarakat.

Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs, Herry Rudolf Nahak, M.SI menyampaikan, bahwa Polri sebagai penanggung jawab Kamtibmas. Polri hadir ditengah masyarakat bukan menakut-nakuti. Kapolda menekankan kalau ada yg menakuti masyarakat tolong laporkan.

Baca juga: Jokowi: Istana Presiden di Papua Dibangun Tahun Depan

Hadirnya penambahan anggota Brimob di Manokwari bukan tanpa alasan. Kehadiran anggota Polri untuk menjaga keamanan dan kenyaman masyarakat. “Seharusnya kita merasa senang, karena kita dijaga, bukan merasa takut” tutur Kapolda.

Kapolda Papua Barat, menghadiri tatap muka Forkopimda Provinsi Papua Barat bersama Kaum Intelektual dan Organisasi Kepemudaan di wilayah Kabupaten Manokwari, Selasa (10/9/2019) di Mansinam Beach Manokwari.

Tatap muka dipimpin Gubernur Papua Barat, dan dihadiri Wakil Gubernur, Pangdam XVIII Kasuari, Bupati Manokwari, Karoops Polda Papua Barat, Dir Krimum Polda Papua Barat, Dansat Brimob Polda Papua Barat, Kabid Humas Polda Papua Barat, Kapolres Manokwari, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat.

Gubernur Papua Barat mengajak seluruh peserta tatap muka untuk menyikapi demo damai dan demo anarkis yang terjadi di beberapa kabupaten dan kota di Papua Barat pada tanggal 19 September lalu, yang berkaitan dengan ujaran kebencian dan rasisme.

Mengawali sambutan Bapak Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan demo sudah dijamin dengan undang-undang, sepanjang demo tersebut ada penanggungjawabnya, berapa massanya, apa aspirasinya. Namun demo yang tidak dapat diterima karena adanya terjadi pengrusakan, pembakaran maupun penjarahan yang membuat masyarakat menjadi trauma.

Pemerintah, TNI, Polri dan juga Forkopimda sudah melaksanakan pertemuan untuk membangun masyarakat bahwa keamanan akan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjamin Papua Barat yang aman, sehingga tidak ragu untuk melaksanakan kegiatan seperti biasa.

Kapolda Papua BArat, Wagub papua Barat, Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari dan Bupati Manokwari pada pertemuan bersama elemen masyarakat Manokwari, Selasa (10/9/2019). FOTO: humas polda papua barat/papuadalamberita.com

“Saya ajak semua untuk menjaga NKRI, kita Jaga tanah Papua ini, Kita jaga Manokwari ini. Indonesia, Tanah Papua, Manokwari adalah rumah kita bersama, kita harus membangun lebih baik lagi disegala bidang dan sektor” ucap Gubernur menutup sambutannya.

Melalui tatap muka ini, akan juga dilaksanakan Pawai Kebangsaan pada Rabu (11/9) untuk mengajak seluruh masyarakat hadir dan akan dilaksanakan jalan santai yang dirangkaikan dengan penandatanganan Deklrasi Damai sebagai komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian di Manokwari Provinsi Papua Barat.(*/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!