fbpx
Penarikan Nomor Urut di KPU Fakfak, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020, Samaun Dahlan, S.Sos, MAP dan Cliford Hendrik Ndandarmana, SE, Berjargon... Sehari KPU Fakfak Selesaikan 3 Tahapan, Dari Penarikan Nomor Urut Hingga Deklarasi Kampanye Damai Siap Kalah Dan Siap Menang

Penarikan Nomor Urut di KPU Fakfak, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020, Samaun Dahlan, S.Sos, MAP dan Cliford Hendrik Ndandarmana, SE, Berjargon “SADAR” Dapat Nomor 1. Kamis 24 September 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com. 

Penarikan Nomor Urut di KPU Fakfak, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dan Yohana Dina Hindom, S.E, M.Si, Berjargon “UTA_YOH” Dapat Nomor 2. Kamis 24 September 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Dalam sehari (Kamis, 24/9/2020) KPU Fakfak menyelesaikan dua tahapan, yakni tahapan penarikan nomor urut bagi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos, MAP – Cliford Hendrik Ndandarmana, SE serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si – Yohana Dina Hindom, SE, M.Si.

Dalam penarikan nomor urut yang berlangsung di KPU Fakfak, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020, Samaun Dahlan, S.Sos, MAP – Cliford Hendrik Ndandarmana, SE, dengan jargon “SADAR” saat menarik undian nomor urut mendapatkan nomor 1 (satu).

Sedangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si – Yohana Dinas Hindom, SE, M.Si, dengan jargon “UTA_YOH”, menarik undian nomor 2.

Dengan penarikan nomor urut bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020 – 2025 yang berlangsung Kamis (24/9/2020) maka pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak berjargon “SADAR” resmi menggunakan angka 1 dalam masa Pilkada Fakfak 2020 sedangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati berjargon “UTA_YOH” berhak mengenakan angka nomor 2 dalam Pilkada Fakfak 2020 ini.

Usai penarikan nomor urut kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020 – 2025, dilanjutkan dengan tahapan penandangan Pakta Integritas penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid -19 dalam Pilkada 2020.

Dimana tiga poin isi Pakta Integritas yang ditandangani Paslon nomor urut 1 berjargon “SADAR” dan paslon nomor 2 berjargon “UTA_YOH” diantaranya :

  1. Mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid -19 pada setiap tahapan pemilihan sebagaimana diatur dalam peraturan KPU nomor 6 tahun 2020 yang telah diubah dengan peraturan KPU nomor 10 tahun 2020 dan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang.
  2. Mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan para pihak dan pemangku kepentingan dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan tahun 2020.
  3. Meneriam sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku apabila melanggar peraturan mengenai protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid -19.

Dan pada jam 15.00 WIT dilanjutkan dengan penadatangan pakta integritas siap kalah dan siap menang di Pilkada Fakfak 2020 untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak 2020 – 2025, Samaun Dahlan – Cliford hendrik Ndandarmana nomor urut 1 berjargon “SADAR” dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati 2020 – 2025, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si – Yohana Dina Hindom, SE, M.Si, nomor 2 berjargon “UTA_YOH”.

Kedua Pasangan Calon Buparti dan Wakil Bupati Fakfak 2020, Nomor Urut 1 Paslon “SADAR’ dan Nomor Urut 2 Paslon “UTA_YOH”, Ketika Penandatangan Pakta Integritas Pilkada Damai, Siap Kalah dan Siap Menang. Kamis 24 September 2020. FOTO : RICO LET’s./papuadalamberita.com.  

Penandatangan Pakta Integritas siap  kalah dan siap menang kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak yang berlangsung di KPU Fakfak, disaksikan Dandim 1803 Fakfak, Letkol. Inf. Doddy Yudha, S.I.P, M.Tr (Han), Kapolres Fakfak, AKBP. Ongky Isgunawan, S.IK. MH, Kejari Fakfak yang diwakili Kasi. Pidum, Petra Wonda, SH dan Ketua Bawaslu Fakfak, Fachry Tukuwain.

Penantangan Pakta Integritas siap menang dan siap kalah yang berisi 7 poin tersebut yakni :

  1. Saling menghormati masing-masing pasangan calon bupati Fakfak dalam melaksanakan kegiatan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Tunduk dan taat pada aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta akan menjaga kondusifitas dalam setiap kampanye dan tidak melaksanakan Black Campaign.
  3. Menyelesaikan masalah yang terjadi dengan musyawarah mufakat dan mempertahatikan ketentuan hukum serta menghindari segala bentuk kekerasan intrik, intimidasi, provokasi untuk meraih kemenangan.
  4. Tidak melakukan praktik jual beli suara, manipulasi, dan penyuapan kepada pemilih kepala daerah dalam bentuk apapun.
  5. Menghormati proses pemungutan suara dan penghitungam suara dilakukan oleh KPU Fakfal dan Badan Penyelenggara Adhoc dibawahannya.
  6. Menerima dengan ikhlas kekalahan dan mengakui kemenamgan yang sah pasangan lain dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak tahun 2020 sesuai peraturan perundang-undangan.
  7. Berkewajiban menyampaikan isi deklaraso kepada pendukung masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak.

Ketua KPU Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa, SP, kepada papuadalamberita.com. mengatakan, dengan penacbutan nomor urut kedua paslon tersebut dan dilanjutkan dengan penantangan pakta integritas untuk patuh terhadap protokol Covid -19 dan penandatangan Pakta Integritas siap kalah dan siap menang  maka diharapkan kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak dapat mematuhi apa yang telah disepakati tersebut.

“KPU berharap dengan penantangan pakta integrita baik itu yang terkait dengan kampanye yang tetap patuh protokol kesehatan Covid -19 maupun siap kalah dan siap menang, kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak ini harus patuh dengan kesepakatan yang telah ditandatangani bersama”, harap Dekry sapaan akrab Ketua KPU Fakfak, Dihuru Dekry Radjaloa, SP.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!