Pertemuan keluarga penumpang SJ182 dengan perwakilan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Basarnas, KNKT, Tim DVI POLRI dan Jasa Raharja yang berlangsung, Senin (18/1), di Ruang... Sriwijaya Air Kembali Gelar Pertemuan Keluarga Korban dengan Kemenhub dan Otoritas Terkait

Pertemuan keluarga penumpang SJ182 dengan perwakilan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Basarnas, KNKT, Tim DVI POLRI dan Jasa Raharja yang berlangsung, Senin (18/1), di Ruang The Gallery, Hotel Pullman Thamrin Jakarta. PAPUADALAMBERITA. FOTO: Corporate Communication Sriwijaya Air Group

PAPUADALAMBERITA.COM. JAKARTA – Memasuki hari ke-9 musibah kecelakaan SJ-182 terjadi, Sriwijaya Air menyadari betul bahwa keluarga penumpang SJ-182 semakin membutuhkan update informasi terkait pencarian, identifikasi dan investigasi yang masih terus berlangsung.

Dalam upaya untuk memberikan yang terbaik maka Sriwijaya Air pun kembali memfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga penumpang SJ182 dengan perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Badan SAR Nasional (Basarnas), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tim DVI POLRI dan Jasa Raharja yang berlangsung pada hari Senin (18/1), berlokasi di Ruang The Gallery, Hotel Pullman Thamrin Jakarta.

Tampak hadir pada pertemuan ini diantaranya Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto; Kepala Basarnas, Marsekal Madya Bagus Puruhito; Ketua KNKT, Soerjanto Tjahyono; Komandan DVI POLRI, Kombes Hery Wijatmoko; Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo, yang didampingi langsung oleh Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengungkapkan, “Rasa terima kasih kami ucapkan atas kesabaran pihak keluarga penumpang SJ-182 selama menantikan proses pencarian, identifikasi dan investigasi berlangsung.”

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Bagus Puruhito menjelaskan bahwa, proses pencarian beberapa hari terakhir agak terhambat dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Namun, kami terus melakukan yang terbaik dalam melakukan pencarian. Dalam kesempatan ini juga kami sampaikan bahwa operasi SAR gabungan dalam rangka pencarian atau evakuasi korban Sriwijaya SJ-182 kembali diperpanjang untuk tiga hari kedepan.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahyono mengungkapkan bahwa,hingga kini data dari Flight Data Recorder (FDR) masih terus kami proses setelah pengunduhan yang berhasil dilakukan beberapa waktu lalu. Semoga Cockpit Voice Recorder (CVR) dapat segera ditemukan agar mendukung temuan dari FDR ini.

Keluarga penumpang Sriwijaya Air 182 saat mengikuti pertemuan, Selasa (19/1/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: Corporate Communication Sriwijaya Air Group

Komandan DVI POLRI, Kombes Hery Wijatmoko menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk segera mengidentifikasi seluruh body parts yang terkumpul, sejauh ini kami berupaya melakukannya secepat mungkin agar pihak keluarga penumpang dapat segera mendapatkan kejelasan. Properti milik korban yang ditemukan akan kami lakukan sterilisasi terlebih dahulu sebelum nantinya akan diserahkan kepada pihak keluarga, namun untuk saat ini fokus utama kami adalah untuk segera menyelesaikan identifikasi terhadap body parts yang telah ditemukan.”

Direktur Utama Jasa Raharja, Budi Rahardjo mengungkapkan, Jasa Raharja sudah berhasil menyelesaikan penyerahan santunan kepada pihak keluarga penumpang yang telah teridentifikasi oleh TIM DVI POLRI. Sampai kemarin kami sudah menyerahkan ke total 17 keluarga penumpang SJ-182.

Dalam siaran pers yang diterima papuadalamberita.com, Selasa (19/1/2021) dari Corporate Communication Sriwijaya Air Group Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena pada pertemuan ini menegaskan, Sriwijaya Air terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik kepada para keluarga penumpang. Salah satu upaya kami memberikan ketenangan kepada keluarga penumpang dengan cara memfasilitasi pertemuan dengan stakeholder seperti hari ini.

Tim Family Assistance kami juga siap memberikan bantuan sebaik mungkin apabila dari pihak keluarga membutuhkan asistensi selama proses pencarian dan identifikasi berlangsung.(rls/tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *