PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Senin (25/02/2019), sekitar pukul 09.00 WIT, sopir truk bermuatan pasir dengan nomor polsi  DE 8084 DU yang dikemudikan seorang sopir (belum... Tadi Jam 09.00 di Amban Truk Seret Bocah Hingga Tewas, Sopir Sudah Ditahan
WAKAPOLRES Manokwari, serta Petugas Lantas Polres Manokwari saat olah tempat kejadiaan serta truk yang menyeret bocah hingga teawas di Amban, Senin (25/02/2019).FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM, MANOKWARI – Senin (25/02/2019), sekitar pukul 09.00 WIT, sopir truk bermuatan pasir dengan nomor polsi  DE 8084 DU yang dikemudikan seorang sopir (belum diketahui identitasnya, red), melaju dari arah Amban bawa menuju Reremi, sesampainya di Jalan Sumber Jaya Amban Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari Papua Barat, tiba-tiba menyambar bocah laki-laki berusia sekitar 5 tahun yang sementara berada di sisi kiri jalan.

Truk itu menyert korban hingga 13 meter, akibat kecalakaan lalulintas tersebut korban meninggal dunia di tempat, sedangkan sopirnya melarikan diri.

Menurut Ketua RT02/RW08 Kelurahan Amban Distrik Manokwari Barat, Anton yang mengaku masih ada hubungan keluarga dengan korban, bahwa kejadian berawal ketika korban bersama adik dan Ibunya hendak naik ojek.

‘’Tadi dia mau naik ojek dengan dia pu (punnya, red) mama, dia pu mama pegang tangannya tiba-tiba mobil truk dari belakang sambar dia, mobil seret sampai ke sena,’’ cerita Ketua RT sambil menunjuk mobil truk berwarna kuning itu kepada wartawan di tempat kejadian.

Menurut Ketua RT korban berusia lima tahun bernama Napolius Dowansiba. ‘’Sopir truk langsung kabur,’’ tambah Ketua RT.

OLAH TEMPAT KEJADIAN, oleh Satlantas Polres Manokwari.FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com

Ketua RT menjelaskan, mobil diperkirakan melaju dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa mengendalikan kenderaannya saat korban tergilas dan terseret. ‘’Itu masih ada bekasnya, korban meninggal di tempat karena kondisi luka-luka dibadan korban sangat parah (maaf redaksi tidak mengurai luka yang diderita korban karena sangat sadis, red) sebagain organ tubuhnya tertinggal di jalan raya,’’ ujar Ketua RT.

Lanjut Ketua RT bahwa, ayah dan keluarga sementara dalam perjalanan dari Ransiki, Manokwari Selatan menuju ke Manokwari. ‘’Dia pu bapa sementara menuju Manokwari,’’ kata Ketua RT.

Akibat kecelakaan lalulintas, warga memalang jalan dan membakar ban bekas, sejumlah kios dan bengkel disekitar tempat kejadiaan menutup aktifitasnya, sedangkan mobil truk dirusak masa seperti kaca depan mobil hancur.

Polisi Lalulintas Satlantas Polres Manokwari dan Polsek Amban sementara mengolah tempat kejadiaan. Tampak berada di tempat Kejadian, Wakapolres Manokwari, Kompol Winarto, Kapolsek Amban, Limbong dan Kapolsek Kota Syawal, serta sejumlah anggota TNI berpakaiaan loreng.

WAKAPOLRES Manokwari berdialog bersama Ketua RT (badan kosong, red) dan massa di tempat kejadian.FOTO: rustam madubun/papuadalamberita.com

Atas penjelasan Wakapolres kepada warga, warga pun membubarkan diri, namun sampai berita ditayangkan (pada pukul12.11 WIT, red) jalan masih dipalang, petugas Lalulintas dan Kapolsek Amban masih berada di tempat kejadian.

Wakapolre Manokwari kepada wartawan mengatakan, korban meninggal dunia ditempat dan telah dievakuasi ke RSUD Manokwari, sedangkan pelaku telah mengamankan diri Polres Manokwari.

‘’Korban sudah dibawa ke RSUD, dan meninggal, sopirnya mengamankan diri dan sudah ditahan di POlres,’’ jelas Wakapolres tanpa menyebut identitas sopir.

‘’Ini masih olah TKP, sopirnya kita belum tau namanya, tapi sudah di tahan di Polres,’’ ulang Wakapolres.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *