fbpx
Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ramti Butar – Butar, SH. M.Hum. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com. PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Seorang wanita berinisial EAS (36) yang terjaring Sat.... Terlibat Sabu – Sabu, Seorang Wanita di Fakfak Divonis Hakim 3 Tahun, JPU Masih Pikir – Pikir

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ramti Butar – Butar, SH. M.Hum. FOTO : Istimewa./papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Seorang wanita berinisial EAS (36) yang terjaring Sat. Res. Narkoba Polres Fafak atas kepemilikan narkoba jenis sabu – sabu pada bulan Februari 2020, kini kasusnya sudah di vonis hakim Pengadilan Negeri Fakfak melalui sidang virtual yang berlangsung di Pengadilan Negeri Fakfak Rabu (29/7/2020).

Dalam sidang pembacaan putusan hakim tunggal Agus Ermawan, SH, yang berlangsung secara darling di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Fakfak, hakim Agus Ermawan menjatuhan vonis kepada terdakwa EAS dengan hukuman penjara 3 tahun.

Menurut hakim Agus Ermawan dalam amar putusannya yang dibacakan di hadapan JPU. Ramti Butar – Butar, SH, M.Hum dan Penasihat Hukum Terdakwa, Djijin Suryadi, SH, hakim tunggal menilai terdakwa EAS terbukti melanggara pasal 127 Undang – Undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Karena EAS terbukti memiliki sabu – sabu seberat 0,8 gram dan  sebagai pengguna sehingga  melanggar pasal 127 Undang – Undang nomor 35 tahun 2009, sehingga hakim tunggal Agus Ermawan, SH, menjatuhkannya hukuman kurungan selama 3 tahun.

Selain menjatuhan vonis 3 tahun kepada terdawak EAS, majelis hakim juga menjatuhkan denda kepada terdakwa sebesar Rp.1 Miliar rupiah subsider 3 bulan kurungan.

Hukuman yang dijatukan hakim kepada terdakwa tentunya lebih ringan dari tuntutan JPU, Ramti Butar – Butar, SH, M.Hum yang menuntut terdakwa agar dapat dijatuhi hukuman penjara paling lama 6 tahun.

Tuntutan 6 tahun penjara karena JPU menilai terdakwa EAS terbukti melanggaran pasal berlapis yang didakwa sesuai dengan pasal 114 atau pasal 112 atau pasal 127 Undang – Undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

“Dalam tuntutan terdakwa, JPU menutut terdakwa 6 tahun penjara karena terdakwa EAS terbukti melanggar pasal 114 atau pasal 112 atau pasal 127 Undang – Undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika”, tandas JPU. Ramti Butar – Butar, SH. M.Hum kepada papuadalamberita.com. Kamis (30/7/2020).

Menurut Ramti sapaan akrat Ramti Butar – Butar, SH.M.Hum, atas putusan hakim yang jauh lebih ringan dari tuntutan JPU maka selaku JPU yang menangani perkara Narkotika golongan 1 itu menyatakan pikir – pikir (belum nyatakan banding) untuk melakukan upaya hukum Banding.

“JPU belum ambil sikap apakah menerima atau melakukan upaya Banding atas putusan tersebut karena itu saat ini JPU masih ajukan pikir – pikir”, tutur JPU. Ramti Butar – Butar di depan Pengadilan Negeri Fakfak.(RL 07)

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!