Dirkrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol Romylus Tamtelehitu yang ditemui wartawan Rabu (22/9/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pengusutan... Tim Krimsus Sub Tipikor Masih di Fakfak, Saksi Cukup, Koordinasi Inspektorat

Dirkrimsus Polda Papua Barat Kombes Pol Romylus Tamtelehitu yang ditemui wartawan Rabu (22/9/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Pengusutan dugaan korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Fakfak terhadap pekerjaan beberaa proyek termasuk perjananan study banding di Kabupaten Raja Ampat tahun anggaran  2017 – 2018 masih berlanjut.

Baca juga: Dirkrimsus Sebut Dugaan Pungli RT PCR di RSUD Jadi Warning Bagi Pelayanan Serupa

Kini Tim Tipikor Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Papua Barat masih berada di Kabupaten Fakfak dan pengusutan dugaan kasus di dinas Kelatuan dan Perikanan Kabupaten yang ketika di jabat PLT Kepala Dinas Untung Tamsil yang kini menjadi Bupati Kabupaten Fakfak itu masih jalan.

‘’Tim Ditkrimsus Sub Tipikor saat ini masih di Fakfak, dan saat ini  penyidik sedang berkoordinasi dengan pihak Inspektorat, karena sesuai dengan aturan maka di dalam sebuah proses penegakan hukum yang mana di situ pihak inspektorat maka seyoganya kita berkoordinasi dengan pihak Inspektorat,’’ kata Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Papua Barat Kombes Pol Romylus Tamtelehitu yang ditemui wartawan, Rabu (22/9/2021) di Polda Papua Barat.

Menurut Dirkrimsus, Polda Papua Barat masih menunggu hasilkoordinasi timnya bersama inspektorat Fakfak. ‘’Apa hasil koordinasinya, karena tim masih ada di sana nanti kami sampaikan kepada teman-teman,’’ ujar Dirkrimsus.

Kombes Pol Romylus mengatakan, belum ada penambahan pemeriksaan saksi dari semula yaitu 20 saksi, termasuk mantan PLT Kepala Dinas Kelautan dan Perikan.

‘’Yang sudah diperiksa 20 orang, karena dari fakta yang ada (saksi, red) kami sudah bisa input kesimpulannya, nanti lagi koordinasi dengan Inspektorat, Pak Bupati (ketika masih menjabat PLT Kadis Kelautan dan Perikana, red) sudah kita ambil keterangan, termasuk pihak terkait, khususnya perjalanan ke Raja Ampat kita dalami. Beliau belum menjabat sebagai bupati, beliau masih menjabat PLT Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan,’’ tambah Romylus.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *