Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Monce Brury, SIP.PAPUADALAMBERITA. FOTO: SCAP PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari kini mencari seorang nelayan, Paulus... Tim SAR Cari Nelayan yang Hilang di Tambrauw

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Monce Brury, SIP.PAPUADALAMBERITA. FOTO: SCAP

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari kini mencari seorang nelayan, Paulus Awom, 38 tahun  yang dikabarkan hilang  saat mencari lobster dan ikan sejak Senin (20/2/2021) di pantai Mubrani Arfu Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manokwari menerima informasi hilangnya Paulus Awom dari laporan warga, Metusalak Awom dan Matheis Bonsapia yang mendatangi Kantor Basarnas pada 23 September sekitar Pukul 11.45 WIT.

Setelah menerima informasi tersebut, Tim Rescue Basarnas Manokwari berangkat menuju Last Known Position (LKP ) yaitu Pantai Mubrani Tambraw pada pukul 12.05 WIT dengan membawa tim serta alat selam dan alat evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari Monce Brury, SIP mengatakan seorang nelayan pemanah ikan hilang saat mencari ikan, pada pukul 11:45 WIT Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari menerima laporan musibah  tersebut dari Metusalak Awom bahwa musibah yang terjadi pada Senin(20/9/2021) .

‘’Adapun kronologis yang di sampaikan Metusala Awon bahwa satu orang pemanah ikan hilang saat memanah ikan di pantai Mubrani Arfu atas nama Paulus Awon usia 38 tahun jenis kelamin laki-laki,’’ ujarnya Kamis (23/9/2021) di Manokwari.

Paulus Awom diketahui menyelam untuk mencari lobster dan ikan dengan cara memanah tradisional pada 20 September pukul 18.00 WIT setelah sebelumnya pamit ke keluarga pergi seorang diri. Karena Korban tidak kunjung kembali dari melaut, keluarga dan masyarakat langsung melakukan pencarian disekitar laut pantai Mubrani.

Menindaklanjuti laporan warga Ia melalui Kepala Seksie Operasi dan Siaga Marthinus Pebrian, SIP langsung mengerahkan satu tim rescue berjumlah 12 orang menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh tiga jam yang dilengkapi perlatan SAR air serta satu unit mobil d-max dan satu unit truk personil tetap pukul 12:00 WIT .kuasi.

Monce Brury, sebagai Sar Mission Coordinator (SMC) mengatakan saat ini tim rescue lengkap dengan alat selam telah diturunkan dengan Kasubsi Operasi dan Siaga Martinus Pebrian,SIP sebagai On Scene Coordinator (OSC).

‘’Unsur yang terlibat serta peralatan yang digunakan Basarnas Manokwari 12 personil, Fasharkan satu orang, dua personil dari Polairud dan 20 orang dari keluarga korban, dengan satu unit truck personil, satu unit Rescue Car ,  satu unit perahu karet, peralatan SAR pendukung lainnya,’’ sebutnya.

“Saat ini kami juga masih menunggu informasi terkait proses pencarian dari tim dikarenakan jarak yang ditempuh cukup jauh dan terkendala sinyal,’’ ucapnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *