fbpx
Wakil Ketua MRP Papua Barat bersama Kapolda Papua Barat saat deklrasi damai Papua Barat, Rabur (11/9/2019) di Lapangan Borasi Manokwari. FOTO:istimewa/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK –... Wakil Ketua MRP Papua Barat Tolak Aspirasi Tokoh Papua kepada Presiden
Wakil Ketua MRP Papua Barat bersama Kapolda Papua Barat saat deklrasi damai Papua Barat, Rabur (11/9/2019) di Lapangan Borasi Manokwari. FOTO:istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Penyampaian aspirasi 61 tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat kepada Presiden RI yang berlangsung di Istana Negara, Selasa (10/9, menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat Papua yang mendiami Bumi Cenderawasih ini.

Pertemuan Presiden RI, Joko Widodo dengan 61 tokoh masyarakat asal Bumi Cenderawasih yang menghasilkan 10 aspirasi tokoh masyarakat Papua, bakal ditolak MRP Papua Barat.

Menanggapi pertemuan 61 tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat Selasa (10/9) dengan Presiden RI,Joko Widodo,Wakil Ketua MRP Papua Barat, Cyrillus Adopak, SE, MM, kepada papuadalamberita.com, melalui kontak Whatsapp, mengatakan, MRP Papua Barat akan melakukan sidang pleno penolakan penyampaian aspirasi tersebut.

Menurut Wakil Ketua MRP Papua Barat, Cyrillus Adopak, SE, MM, alasan penolakan aspirasi 61 tokoh masyarakat dikarenakan MRP sebagai lembaga kultur yang merupakan representasi dari masyarakat Adat yang diberikan mandat dari Undang – Undang Otsus No 21 tahun 2001, sebagai corong masyarakat Papua tidak diberitahukan tentang pertemuan tersebut.

Baca juga : Jokowi: Istana Presiden di Papua Dibangun Tahun Depan

Baca juga : Presiden Jokowi Terima Tokoh Papua di Istana

“Pertemuan tokoh masyarakat Papua Barat dengan Presiden Joko Widodo Selasa kemarin tidak ada kordinasi dengan MRP Papua Barat sebagai lembaga kultur darai masyarakat adat, apalagi aspirasi 61 tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat itu tidak relevan dengan pokok persoalan sesungguhnya yang membuat aksi – kasi yang terjadi di Papua dan Papua Barat,” tegas Wakil Ketua MRP Papua Barat, Cyrillus Adopak, SE, MM, Rabu (11/9/2019).

Lebih lanjut dikatakan, terkait dengan keberangkatan para tokoh dari Papua Barat yang menemui Presdiden RI tersebut, MRP Papua Barat telah mengklarifikasi dengan Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari dan Kapolda Papua Barat namun ketiga petinggi Papua Barat itu tidak tahu menahu tentang segelintir orang yang mengatasnamakan Rakayat Papua Barat ini dan Gubernur Papua Barat tersinggung dengan peristiwa ini.

“Terbaca ada pihak yang lagi bermain mencari keuntungan dengan meraba – raba di air yang keruh, kasian, niat baik dengan hati yang bersih dari  Presiden Joko Widodo dikotori dengan kepentingan – kepentingan serakah,” tutur Cyrillus Adopak.

Karena itu, lelaki asal Fakfak yang kini dipercayakan sebagai Wakil Ketua MRP PB, meminta agar para tokoh yang mewakili Fakfak dapat memberikan keterangan ke publik terkait materi penyampaian aspirasi, siapa yang mensponsori dan atas keterwakilan siap.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!