Rektor UKIP Sorong saat penggalungan bunga kepada anggota DPD RI asal Papua Barat Yance Samonsabra. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Anggota Komite III DPD... Yance Samonsabra Berikan Kuliah Umum di UKIP Sorong Tentang Esensi Pemimpin

Rektor UKIP Sorong saat penggalungan bunga kepada anggota DPD RI asal Papua Barat Yance Samonsabra. FOTO: istimewa/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Anggota Komite III DPD Republik Indonesia asal Papua Barat, Yance Samonsabra memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Kristen Papua (UKIP) Sorong, Papua Barat, Jumat (8/11).

Kedatangan Senator Papua Barat itu disambut Rektor, dosen, dan mahasiswa UKIP Sorong. Kali ini topik kuliah umum adalah ‘Bagaimana Menjadi pemimpin yang Berkualitas, Berintegitas dan Berpengaruh’.

Yance Samonsabra mengatakan kehadapan mahasiswa dan mahaiswi bahwa esensi pemimpin dimulai dari dalam dan memancar keluar. Menurut Yance, kalau seorang pemimpin sangat berpengaruh dan bukan dilihat sekedar struktur, lalu pemimpin itu harus memberi inspirasi dan mengarahkan sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki.

Dalam materi kuliahnya itu, ia juga membawa sejumlah refrensi dari luar untuk sebagai pembanding dalam esensi pemimpin. Dia juga memberikan motivasi yang luar biasa kepada mahasiswa/I untuk bagaimana menjadi pemimpin yang berkualitas, kini dan masa yang akan datang.

“Pemimpin yang berkualitas memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan yang dimiliki dengan kerohanian, kemudian pemimpin yang berkualitas mengetahui perkembangan ditengah masyarakat, dan pemimpin yang berkualitas menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan firman Tuhan serta pemimpin yang berkualitas menyelesaikan pekerjaan dengan prinsip-prinsip rohani” jelas Samonsabra, Jumat.

Kata dia, seorang pemimpin harus memperhatikan beberapa hal penting, seperti berinovasi, mandiri, freksibel, menguasai teknologi, fokus pada Tuhan dan visi dalam bertanggung jawab. Kemudian berpikir jauh kedepan, berpihak kepada kebenaran Allah dari pada manusia dan dapat menyelesaikan konflik internal, eksternal dengan baik.

“Didalam ilmu pemimpin tentu saja jangan mengandalkan kepintaran semata melainkan harus mengandalkan Tuhan dalam segala hal” tambah Yance. Dalam kesempatan itu, ia memberikan ruang tanya jawab kepada mahasiswa/I dan diskusi itu berjalan sesuai apa yang diharapkan bersama.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *