fbpx
 Kapolda Papua Barat, Drs Tornagogo Sihombing, SIK, MSi dalam acara press realase akhir tahun 2019 di Polda Papua Barat, Senin (30/12/2019) sore. FOTO: RUSTAM... 2019 Pencurian Kendaraan Bermotor di Papua Barat Meningkat, Pembunuhan Menurun

 Kapolda Papua Barat, Drs Tornagogo Sihombing, SIK, MSi dalam acara press realase akhir tahun 2019 di Polda Papua Barat, Senin (30/12/2019) sore. FOTO: RUSTAM MADUBUN/papuadalamberita.com.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat merilis kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di Papua Barat pada tahun 2019 meningkat dibanding dengan tahun 2018 dan kasus pembunuhan mengalami penurunan.

Kapolda Papua Barat Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Tornagogo Sihombing, SIK, MSi menjelaskan, jumlah kasus tindak pidana (crime total) pencuriaan kendaraan ada 451 kasus di tahun 2919, penyelesaiaannya sebanyak 66 kasus curnamor, berarti ada peningkatan pencurian 19 persen dan peningkatan penyelesaiaan sebanyak 12 persen.

Sedangkan pada tahun 2018 jumlah kasus tindak pidana (crime total) pencurian kendaraan bermotor 380 kasus, penyelesaiaan 56 kasus atau 16 persen.

‘’Data tersebut merupakan analisa dan evaluasi crime index tahun 2019 penanganan tindak pidana oleh Polda Papua Barat selama tahun 2019,’’ jelas jenderal bintang satu Drs Tornagogo Sihombing, SIK, MSi pada pertemuan bersama wartawan dalam acara press realase akhir tahun 2019, di Polda Papua Barat, Senin (30/12/2019) sore.

Kapolda menjelaskan sesuai analisa dan evaluasi crime index tahun 2019, pada tahun 2018 untuk pencurian pemberatan (Curat) 382 kasus, penyelesaiaan 49 kasus atau 12 persen, sedangkan pada tahun 2019 ada 311 crime total, penyelesaiaan 33 kasus curat atau 11 persen, baik kasus dan penyelesaiaan mengalami penurunan 21 persen untuk kasus dan penyelesaiaanya turun 33 persen.

Tornagogo Sihombing mengungkapkan untuk untuk kasus pencurian dengan kekerasan (Curat) pada tahun 2018 di Papua Barat ada 166 kasus, penyelesaiaan 19 kasus atau 11 persen, sedangkan pada tahun 2019 ada 180 kasus penyelesaiaan 20 kasus atau 11 persen artinya ada peningkatan kasus delapan persen dan penyelesaiaan kasus lima persen.

‘’Pada tahun 2018 pencurian biasa 469 kasus penyelesaiaan 91kasus, pada tahun 2019 terjadi 345 kasus penyelesaiaan 137 kasus. Sedangkan penganiayaan biasa pada tahun 2018 605 penyelesaiaan 285 kasus atau 47 persen, sedangkan pada tahun 2019 ada 607 kasus penyelesaiaan 415 kasus atau 68 persen sehingga trend penyelsaiaan mengalami poeningkatan 46 persen.

Analisa dan evaluasi crime index tahun 2019 Polda Papua Barat juga mengungkapkan kasus pembunuhan pada tahun 2018 ada 12 kasus penyelesaiaan lima kasus, sedangkan pada tahun 2019 ada Sembilan kasus pembunuhan dan penyelesaiaan satu kasu, trend kasus pembunuhan mengalami penurunan 80 persen.

Sedangkan kasus pengeroyokan 272 kasus penyelesaiaan 136 kasus di tahun 2018 dan di tahun 2019 ada 304 kasus dan penyelsaiaan 177 kasus, berarti penyelesaiaan kasus 30 persen.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!