Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono yang ditemui wartawan di Polda Papua Barat Senin (4/9/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.
PAPUADALAMBERITA.COM.MANOKWARI – Direketorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Papua Barat dan Polres jajaran melakukan Operasi Zebra Manisinam 2023 di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya mulai Senin (4/9/2023) hingga dua pekan ke depan
Operasi ini dilakukan demi keamanan dan ketertiban lalu lintas menuju kontestasi politik Pemilu 2024.
‘’Operasi Zebra 2023 selama dua pekan, mulai Senin,dilaksanakan seluruh Polda nusantara,” ujar Dirlantas Polda Papua Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono SIK yang ditemui wartawan seusai gelar pasukan Operasi Zebra Mansinam 2023 di Polda Papua Barat, Senin (4/9/2023).
Baca juga: Kapolda Tegaskan Negara Tidak Boleh Kalah dengan Pelanggar Lalu Lintas
Baca juga: Polda Papua Barat Belum Ajukan Penambahan Personel Pengamanan Pemilu 2024
Dirlantas menekankan, selama dua pekan operasi rutin yang ditingkatkan menjadi operasi khusus.
‘’Cara bertindak kita lebih kita tingkatkan dibandingkan dengan operasi rutin, dari semua sisi, pembinaan penyuluhan, pendekatan masyarakat, memberikan kesadaran ketertiban lalu lintas, hingga penegakan hukum, tilang,’’ sebut Dirlantas.
Kata Dirlantas, di Papua Barat masih minim tilang elektronik (ETLE), sesuai kebijakan Pak Kapolda diawasi oleh perwira masing-masing Polres.
‘’Kita akan tingkatkan untuk penegakan hukum tilang secara manual di lapangan, saya berharap, masyarakat meningkatkan mawas diri, bukan masalah penilangan, tetapi masalah keselamatan,’’ jelas Dirlantas.
Menurutnya, selama dua minggu Satlantas diingatkan untuk meningkatkan warga mawas diri terhadap keselamatan, sehingga masyarakat harus lebih mengerti, tingkatkan kesiapan diri sebelum berkendaraan bermotor.
‘’Misalnya, sebelumnya yang tidak pakai helm, mau ada Operasi Zebra kita pakai helm, mudah-mudahan terus berlanjut, dan dianggap setiap hari ada operasi khusus, tidak hanya dua minggu,’’ harapnya.
Dir Lantas mengatakan, kecelakaan lalu lintas tidak melihat waktu, kapan pun kecelakaan mengancam, ada tujuh (7) prioritas Operasi Zebra Mansinam 2023 , yaitu:
- Pengemudia atau pengendara nermotor yang menggunakan ponsel saat berkendaraan.
- Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawa umur.
- Pengemudi atau pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan pengemudi atau pengendara bermotor yang tidak menggunakan safety belt.
- Pengemudi atau pengendara pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
- Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor dalam pengaruh atau mengonsumsi alkohol.
- Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus lalu lintas.
- Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang melebihi kecepatan.
Tambah Dirlantas, pak Kapolda juga menambahkan pelanggaran yang perlu dperhatikan jug adalah, pengemudi, pengendara kendaraan bernotor dilarang membawa senjata tajam, senjata api (diluar dinas), narkoba, itu mengancam keselamatan.
Dalam operasi Zebra 2023 Polada Papua Barat menurutnkan 200 personil.
‘’Namun semua yang di Polda dan Polres jajaran mendukung, tidak hanya yang disprintkan, Pak Kapolda mengajak semua anggota memberi contoh baik pada warga,’’ jelas Dirlantas.
‘’Membantu rekan-rekan, artinya semua terlibat karena kita pelindung masyarakat harus memberi contoh,’’ sambungnya.
Ia mengatakan, warga jangan takut petugas, tapi takut terhadap akibat kecelakaan lalu lintas karena tidak disiplin, warga harus meningkatkan mawas diri terhadap ketertiban lalu lintas.
‘’Ada pembinaan dan penyuluhan (Binluh) yang kita tingkatkan oleh pendidikan rekaysa (Dikyasa) lalu lintas sehingga kita menyasar ke sekolah,’’ sebutnya.
Menurutnya, orang tua berperan penting untuk keselamatan anaknya, dan memberi contoh kepada anak-anaknya dan tetangganya.
‘’Kita hanya membantu mengingatkan bahwa rawan di jalan kalau tidak tertib, ini yang perlu kita tingkatkan selama dua minggu ini, sehingga indikatornya kecelakaan menurun, ini salah satu indikator keberhasilan operasi.(tam)













