fbpx
PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Aksi mendukung kinerja Polri dalam melaksanakan aksi unjuk rasa yang terjadi di Bawaslu RI terus menyeruak. Kali ini datang dari Aliansi... Aliansi Peduli NKRI Dukung Polri Usut Perusuh 21-22 Mei
Jalil Lambarda saat menyampaikan Orasi. FOTO: ISTIMEWA/PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Aksi mendukung kinerja Polri dalam melaksanakan aksi unjuk rasa yang terjadi di Bawaslu RI terus menyeruak. Kali ini datang dari Aliansi Peduli NKRI Papua Barat.

Senin 27 Mei 2019 di Lampur Merah Makalo Manokwari Provinsi Papua Barat yang dikoordinir Jalil Lambara yang membawa massa sekitar 30 Orang.

Massa mengusung spanduk dan famplet yang bertuliskan sebagai berikut:

Ini isi spanduk dan pmflet Aliansi Peduli Nkri Papua Barat:

* Kami mendukung POLRI tangkap aktor dan pembuat rusuh di Kantor BAWASLU RI pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019

* Mari Kita jaga Persatuan dan Kesatuan Paskah Pemilu 2019 demi terciptanya situasi yang Aman dan Damai di Papua Barat.

2. Famplet :

a. MENDUKUNG POLRI UNTUK MEMPROSES AKTOR AKSI ANARKUS DI KANTOR BAWASLU RI.

b. MENDUKUNG POLRI PROSES DALANG AKSI 21 DAN 22 MEI 2019 DI KANTOR BAWASLU RI.

c. TANGKAP PROVOKATOR AKSI ANARKIS DI KANTOR BAWASLU RI.

d. KAMI MENGECAM AKSI ANARKIS DI KANTOR BAWASLU RI.

e. KAMI MENGUTUK KERAS PARA PELAKU AKSI ANARKIS DI KANTOR BAWASLU.

f. MENGECAM PARA AKTOR DAN DALANG AKSI ANARKIS KARENA DAPAT MEMECAH BELAH BANGSA INDONESIA.

g. BRAVO POLRI, RAKYAT MENDUKUNGMU, PROSES HUKUM PELAKU AKSI ANARKIS DI KANTOR BAWASLU.

h. PROSES PARA PELAKU PEMBAKAR ASRAMA BRIMOB.

C. Adapun rangkaian giat aksi sbb :

Dalam orasi oleh Rusmanudin Kelkusa : menyatakan Aliansi Peduli NKRI Papua Barat menyatakan mendukung penuh atas kinerja Kepolisian yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik pada saat kerusuhan yang terjadi di Kantor Bawaslu RI.

‘’Saya pribadi sangat mengecam kejadian kerusuhan yang terjadi di Kantor Bawaslu RI karena itu sangat mencoreng nama baik NKRI di mata dunia,’’ ujarnya.

‘’Aksi tersebut juga merupakan aksi yang ditunggangi oleh oknum-oknuk politikus yang tidak bertanggung jawab, itu artinya bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin merupakan untuk kepentingan segelintir orang dan bukan untuk kepentingan rakyat,’’ katanya.

Pada pukul 11.40 Wit orasi dilakukan Emanuel Dokai Aliansi Peduli NKRI Papua Barat mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya atas kerja keras Polri yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengamankan Negeri ini dari ancaman aksi kerusuhan yang tidak bertanggung jawab.

‘’Kami mendukung penuh Polri untuk mengusut tuntas kejadian ini dan menangkap aktor-aktor yang berperan dibelakang layar menunggangi aksi tersebut,’’ tegasnya.

Kami sangat menyesalksan sekali aksi tersebut bisa terjadi karena kejadian tersebut sangat mencoreng nama baik Bangsa Indonesia dimata dunia.

Kemudian orasi dilakukan oleh Candra Furima Aliansi Peduli NKRI Papua Barat siap berjuang bersama Polri dalam melaksanakan pengamanan Pasca Pemilu agar di Papua Barat khususnya Kab. Manokwari tidak terjadi kejadian kerusuhan seperti yang terjadi di Kantor Bawaslu RI.

‘’Kita adalah masyarakat yang ingin melihat Bangsa Indonesia ini bisa maju, bisa aman dan damai. Maka dari itu kami sangat mengecam aksi kerusuhan yang terjadi di Bawaslu RI apalagi massa sampai membakar Asrama Brimob, itu merupakan perbuatan yang tidak bisa dimaafkan,’’ tambahnya.

‘’Maka dari itu juga kami mendukung Polri dengan sepenuhnya untuk menangkap aktor-aktor yang berperan dalam aksi tersebut, kami berharap kedepannya kejadian yang terjadi di Bawaslu RI tidak akan teruoang kembali,’’ paparnya.

Orasi berikutnya oleh Gerandus Tembut kami melakukan Aksi Damai untuk mendukung Polri dalam melaksanakan tugas pengamanan Pasca Pemilu 2019.

Sitausi di Jakarta saat ini sedang memanas karena baru saja terjadi kerusuhan di Kantor Bawaslu RI karena massa tidak terima atas kekalahan Pasangan Capres yang didukungnya.

‘’Kami sangat miris dan prihatin melihat kejadian seperti ini bisa terjadi di Negeri yang sangat kami cintai ini. Ini merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji dan tidak bisa dimaafkan,’’ uarainya.

‘’Maka saya menyatakan dukungan kepada Polri agar menangkap massa yang melakukan kerusuhan dan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku di Negara Indonesia ini,’’ katanya.

Dibagian terakhir Candra Furima mengatakan Presiden kita Ir. Soekarno pernah menyampaikan bahwa perjuangannya lebih mudah karena melawan penjajah tetapi perjuangan di masa depan akan lebih susah karena kalian akan melawan Bangsa Sendiri.

‘’Kata-kata itu bagaiakan ramalan beliau yang menjadi kenyataan bahwa kita saat ini terpecah belah oleh aktor-aktor pokitikus yang ingin berkuasa demi kepentingannya sendiri,’’ tutupnya.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!