Papua Barat

Bagian (6) Refleksi Akhir Tahun Penjabat Gubernur Papua Barat Tahun 2022

360
×

Bagian (6) Refleksi Akhir Tahun Penjabat Gubernur Papua Barat Tahun 2022

Sebarkan artikel ini

 Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sosialisasi UU Otonomi Khusus dilakukan secara masif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan media online, radio, dan televisi untuk menjangkau seluruh unsur masyarakat yang tersebar hingga daerah pelosok dan terpencil, pada tanggal 16 Agustus telah dilakukan wawancara eksklusif dengan media dan pada 7 – 18 Desember telah dilaksanakan dialog bersama TV di Papua Barat.

Baca juga: Bagian (7) Refleksi Akhir Tahun Penjabat Gubernur Papua Barat Tahun 2022 

Sosialiasasi UU Otonomi khusus juga dilakukan secara tatap muka kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan pimpinan OPD di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong pada 30 Agustus 2022.

Berbagai program pembangunan dari masing masing sektor Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Infrastruktur dan lainnya terus dilakukan percepatan mewujudkan Papua Barat yang Bangkit dari situasi Pandemi Covid-19 yang telah berpengaruh terhadap berbagai sektor kesehatan, ekonomi dan sektor lainnya.

Melalui sinergitas pemerintah provinsi Papua Barat bergerak cepat dengan melakukan sejumlah langkah dalam percepatan penanganan Covid-19 sebagai momentum untuk pemulihan ekonomi dan akselerasi pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Barat.

Dari berbagai langkah Kebijakan yang telah dilakukan dalam segi capaian indikator makro pembangunan provinsi Papua Barat mengalami peningkatan diantaranya :

Pertumbuhan ekonomi Papua Barat selama empat tahun terakhir mengalami tren peningkatan dan lebih tinggi dari Nasional namun Pandemi Covid-19 berdampak pada perekonomian Papua Barat.

Pertumbuhan ekonomi Papua Barat pada tahun 2021 turun menjadi -0,51% akibat dampak dari Pandemi Covid-19.

Pada triwulan pertama (JanuariMaret) tahun 2022 Pertumbuhan ekonomi Papua Barat naik menjadi -0,01% sementara Nasional juga naik 5,01%. Pada triwulan dua (April-Juni) tahun 2022 pertumbuhan ekonomi Papua Barat naik secara signifikan yaitu tumbuh mencapai angka 6.07% diatas rata-rata nasional yang berada pada angka 5,44%. 2.

Pada Tahun 2021 presentase penduduk miskin di Papua Barat sebesar 21,84% dengan jumlah penduduk miskin sebanya 219,07 ribu jiwa. Pada bulan Maret 2022 Persentase penduduk Miskin di Papua Barat mengalami penurunan dimana sebesar 21,33%, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 20 218,78 ribu jiwa.

Pada tahun 2022 telah dilaksanakan serangkaian koordinasi dan langkah penurunan kemiskinan ekstresm di Papua Barat, dengan survei lokasi penduduk miskin dengan menggunakanan data by name by address.

Indeks Gini Ratio Papua Barat berada pada poin 0,370 tercetatat lebih rendah dari Nasional 0,384 poin Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Barat mengalami tren peningkatan tiap tahunnya, dimana pada tahun 2016 di angka 62,21 menjadi 65,26 pada tahun 2021. IPM Papua Barat untuk Tahun 2022 Naik menjadi 65,89 5. (berabersambung ke bagian 7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *