fbpx
Aksi penyemprotan disinfektan di dalam kota Wasior, Teluk Wondama pada Kamis (1/4/2020) (Antara/Zack Tonu B) PAPUADALAMBERITA.COM.TELUK WONDAMA – Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi memutuskan... Bupati Ambil Alih Komando Gugus Tugas Menanganan COVID-19 di Teluk Wondama

Aksi penyemprotan disinfektan di dalam kota Wasior, Teluk Wondama pada Kamis (1/4/2020) (Antara/Zack Tonu B)

PAPUADALAMBERITA.COM.TELUK WONDAMA – Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi memutuskan mengambil alih komando Gugus Tugas untuk pencegahan dan pengendalian corona virus disaese (COVID-19) di daerah tersebut agar lebih optimal.

Sebelumnya Gugus Tugas COVID-19 dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD. Bupati mengawali peran sebagai Ketua Gugus Tugas dengan meninjau prosedur pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang di Bandara Wasior.

Setelah dari Bandara pada Kamis lalu, Bupati juga melihat langsung kegiatan penyemprotan disinfektan terhadap para pengendara motor dan mobil di kawasan Taman Masasoya Topai Wasior.

“Jadi mulai hari ini saya adalah ketua Gugus Tugas. Sebelumnya saya adalah pelindung,  itu saya hanya dengar laporan. Sekarang saya adalah ketua jadi saya harus turun langsung untuk lihat dan dengar apa-apa yang dilakukan terkait penanganan virus ini, “ kata Imburi.

Guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19, orang nomor satu Wondama itu kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah yaitu menjaga jarak fisik maupun jarak sosial (physical distancing dan social distancing) dengan lebih banyak tinggal di rumah.

“Saya himbau orang Wondama agar tidak berkeliaran ke mana-mana di daerah ini dan juga orang dari tempat lain tidak datang sembarang.  Tapi  kita tidak tutup total (akses tranportasi). Yang penting upaya-upaya pengendalian ini yang harus dilakukan dengan maksimal supaya dipastikan orang yang masuk ke Wondama adalah orang yang sehat,“ ujar  Imburi.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah menyarankan agar kepala daerah memimpin sendiri penanganan COVID-19 di daerahnya masing-masing. Hal itu penting guna memastikan upaya pencegahan dan penanganan terhadap penyebaran virus yang bermula dari kota Wuhan, China itu dapat berjalan secara optimal.(ant)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!