Papua Barat

Bupati Fakfak : Tahun Anggaran 2022 Pemkab Kucurkan Rp.15 Miliar Untuk Bandara Siboru

385
×

Bupati Fakfak : Tahun Anggaran 2022 Pemkab Kucurkan Rp.15 Miliar Untuk Bandara Siboru

Sebarkan artikel ini

Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si (Kanan) Ketika Mendampingi Mentri Investasi Bahlil Lahadalia Meninjau Proyek Pembangunan Bandara Siboru di Fakfak Papua Barat. Kamis 5 Mei 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.Nampak Pembangunan Terminal Penumpang Bandara Siboru Yang Mulai Berdiri. Kamis 5 Mei 2022. PAPUADALAMBERITA.COM. FOTO : RICO LET’s.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, mengatakan, tahun anggaran 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.15 Miliar untuk kepentingan penyelesaian pembangunan Bandara Siboru di Distrik Wertutin Fakfak Papua Barat.

“Tahun anggaran 2022, telah dialokasikan dana untuk penyelesaian Bandara Siboru sebesar Rp.15 Miliar”, uangkap Bupati Fakfak Untung Tamsil, kepada awak media di lokasi pembangunan Bandara Siboru ketika mendampingi Mentri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, dalam kunjungan kerja melihat progres pembangunan Bandara tersebut.

Alokasi dana sebesar Rp.15 Miliar di tahun anggaran ini, untuk menyelesaikan beberapa item pekerjaan di Bandara Siboru, yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak di sisi darat Bandara tersebut.

Menurut Untung Tamsil, pengalokasian dana untuk Bandara Siboru dari Pemkab Fakfak di tahun 2022 sebesar Rp.15 Milair merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Fakfak dibawah kepemimpinannya untuk menyelesaikan proyek strategis nasional (PSN) ini di Kabupaten Fakfak.

Orang nomor satu di Fakfak yang akrab di sapa UT, kepada awak media juga mengakui, dari komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Fakfak, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kementrian Perhubungan RI, untuk mengalokasikan dana untuk pembangunan penyelesaian Bandara Siboru sdh dilakukan Pemerintah Pusat melalui Kementrian Perhubungan maupun Pemkab Fakfak.

Namun hingga saat ini, dari komitmen tersebut belum ada perhatian alokasi dana dari Pemerintah Provinsi Papua Barat yang masuk ke proyek strategis nasional (PSN) Bandara Siboru.

“Kami (Pemkab Fakfak) juga berharap agar Pemerintah Provinsi Papua Barat juga memegang komitmen ini karena Bandara Siboru berada di wilayah Provinsi Papua Barat”, harapnya.

Terkait failitas penunjang lain yang saat ini sudah masuk di lokasi Bandara Siboru adalah jaringan listri sedangkan untuk fasilitas air bersih dan jaringan telekomunikasi belum tersedia termasuk fabsilitas jalan sepanjang 9 Km yang masih rusak, juga ditanggapi Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam kunker Mentri Investasi Bahlil Lahadalia di Bandara Siboru pada Kamis kemarin (5/5/2022).

Menurutnya lebih lanjut, terkait dengan fasilitas penunjang seperti air bersih dan jaringan telekominikasi sudah ada titik terang dari Pemerintah Pusat, namun untuk sarana jalan yang belum tertangani, dia (Bupati Fakfak) kembali meminta keseriusan Pemerintah Provinsi Papua untuk melihat persoalan jalan tersebut.

Karena kata Bupati, untuk ruas jalan menuju Bandara Siboru, masuk dalam ruas jalan Provinsi sehingga penanganannya harus melalui Provinsi Papua Barat.

Dia juga berterimah kasih kepada Presiden Joko Widodo, Mentri Perhubungan dan Mentri Investasi atas perhatian Pemerintah Pusat untuk membangun Bandara Siboru di Fakfak Papua Barat, atas komitmen atas rencana perpanjangan Bandara Siboru dari 1.300 meter menjadi 1.600 meter hingga 1.700 meter dan akan dikembangkan lagi menjadi 2.300 meter.

“Pemerintah Kabupaten Fakfak sangat berterimah kasih kepada Presiden Joko Widodo, Mentri Perhubungan dan Mentri Investasi Bahlil Lahadalia yang terus memberikan perhatian dan dukungan atas pengembangan bandara Siboru menjadi 2.300 meter yang nantinya dapat didarati pesawat jenis Boing”, tukas Untung Tamsil.(RL 07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *