Papua Barat

Calon Bintara Diktuk Polri Tinggalkan Manokwari, Pendidikan SPN Riau Penerbangan Perdana

87
×

Calon Bintara Diktuk Polri Tinggalkan Manokwari, Pendidikan SPN Riau Penerbangan Perdana

Sebarkan artikel ini

  Calon Binatar Polri Afermasi Otsus Polda Papua Barat penempatan pendidikan SPN Riau memasuki ruang keberangkatan Sabtu (24/7/2021) pagi di Bandar Udara Rendani Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Calon Binatar Polri Afermasi Otsus Polda Papua Barat penempatan pendidikan SPN Riau saat menuju pesawat Batik Air Sabtu (24/7/2021) pagi di Bandar Udara Rendani Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Calon Bintara afermasi Otsus penerimaan Polda Papua Barat untuk mengikuti Pendidikan dan Pembentukan (Diktu) Polri tahun anggaran 2021 berangsur-angsur mulai meninggalkan Manokwari menuju tempat latihan pada sejumlah Sekolah Polisi Negara (SPN) dan Lembaga Pendidikan (Lemdik) Polri di Indonesia.

Baca juga: 1.500 Bintara Otsus Ikut Diktuk Polri, Kapolda: Tinggalkan Kebiasaan Buruk, Gubernur: Jauhi Miras 

Pantauaan papuadalamberita.com Sabtu (24/7/2021) pagi di Bandar Udara Rendani Manokwari, dijadwalkan ada empat kelompok yang akan berangkat menuju tiga SPN dan satu Lemdik Polri.

Calon Bintara Polda Papua Barat yang pertama berangkat yaitu penempatan pendidikan di SPN Riau berjumlah 100 orang. Ke-100 calon Bintara ini telah berangkat menuju Riau menggunakan penerbangan milik maskapai Batik Air Sabtu pagi tadi, mereka didampinggi perwira dan anggota Biro SDM Polda Papua Barat.

Jadwal keberangkatan yang diperoleh papuadalamberita.com menyebutkan calon Bintara yang berangkatan pada Sabtu menggunakan penerbangan Batik Air dan Sriwijaya Air diantaranya calon Bintara pendidikan di SPN Polda Riau 100 orang, calon Bintara yang pendidikan di SPN Polda Sumatera Barat 100 orang, calon Bintara yang pendidikan di SPN Polda Jawa Tengah 370 orang, dan Calon Bintara yang ke Pusdik Polair jakarta 25 orang.

Gubernur Papua Barat di dampinggi Kapolda Papua Barat dan Ketua Fraksis Otsus DPR Papua Barat, George Dedaida yang ditemui wartawan Jumat (23/7/2021) di Polda Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan yang ditemui wartawan seusai pelepasan 2.111 calon Bintara dan Tamtama avermasi Otsus Polda Papua Barat mengatakan, 1500 calon yang lulus telah siap berangkat.

‘’Dengan demikian kita menyikapi situasi kondisi harapan masyarakat, keluarga untuk anak-anak mereka lulus, tetapi semua melalui seleksi, dan 1.500 sudah siap berangkat,’’ jelas Gubernur Papua Barat saat dijumpai wartawan didampinggi Kapolda Papua Barat Irjen Pol Doktor Tornagogo Sihombing, SIK, MSI dan Ketua Fraksis Otsus DPR Papua Barat, George Dedaida.

Dominggus Mandacan menjelaskan, Pemda Papua Barat akan terus berupaya mengusulkan penambahan kuota di tahun berikutnya namun keputusan ada pada Kapolri.

‘’Saya tadi (kemarin Jumat, red) sudah bicara dengan Ketua MRP, DPR Papua Barat,  Pak Kapolda Papua Barat kita bisa mengusulkan,  apakah bisa ada tambahan khususnya fokus pada mereka yang sampai tes terakhir tetapi karena kuotanya terbatas hanya 1.500, yang selebihnya sudah jelas tidak bisa masuk, berdasarkan ranking itu yang sedang kita upaya, kita mengusulkan juga termasuk kuota Polwan,’’ ujarnya.

‘’Upaya kita adalah menyurati bapak Kapolri, nanti kita tembuskan ke bapak presiden apakah kita bisa diberikan tambahan atau tidak,’’ ulangnya.

Persiapan keberangkatan calon Bintara Polri Polda Papua Barat Sabtu (24/7/2021) di Bandar Udara Rendani Manokwari. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Atas penambahan kuota di TA 2021 gubernur menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada presiden,  semua lembaga terkait,  Kapolri, Kapolda Papua Barat, MRP, DPR Papua Barat,  dan masyarakat Papua Barat yang sudah mendukung.

Ia mengatakan, pada rekrutmen-rekrutmen Bintara tahun – tahun sebelumnya tidak sebanyak rekrutmen di TA 2021.

‘’Sebelumnya mana ada seperti ini, kita bersyukur terima kasih bahwa, hanya karena doa, Tuhan jawab melalui Bapak Kapolri ada formasi,  mana dulu-dulu ada,  yang ada hanya regular, reguler palingan 200 calon Bintara, baik nusantara, Papua semua bersaing dan kuota terbatas, kita bersyukur, ada formasi khusus, kemarin TNI 1.000 orang, sekarang  polisi 1.500,  sebelumnya juga ada Bintara noken 126,  setelah itu juga sekolah inspektur polisi yang juga kita punya anak-anak Papua,’’ jelas Mandacan.

‘’Ketika kita diberikan kuota 150 untuk SIP untuk anak-anak Papua, provinsi biaya dari dana Otsus, dan mereka sudah masuk pendidikan, mereka pulang bisa tugas di Papua Barat  jadi Kapolsek ka, ke depan bisa Kapolres,’’ harap Dominggus.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *