Tempat tidur dan menja makan di RSUD Provinsi Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua... Dokter Arnold: Sebelum Diresmikan, RSUD Provinsi Harus Lengkapi Tiga Bagian Ini

Tempat tidur dan menja makan di RSUD Provinsi Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat kini telah memiliki tujuh dokter spesial, rumah asakit yang kini baru melayani rawat inap pasien COVID-19 ini, belum pelayanan umum karena memiliki sejumlah keterbatasan.

‘’Sekarang ada tujuh orang dokter spesial, diantaranya  dua dokter spesial penyakit dalam satu dokter spesialis anak,  satu dokter spesial vogin, satu dokter spesialis anastesi, satu dokter spesialis patologi klinik dan satu dokter spesialis radiologi,  jadi semua ada tuju dokter spesialis,’’ ujar Direktur RSUD Papua Barat, dokter Arnold Tiniap yang di temui wartawan, Rabu (14/4/2021) di RSUD Provinsi Komplkes Kebun Cengkeh Reremi Puncak, Manokwari.

Direktur RSUD mengatakan, dari tujuh dokter spesial itu ada beberapa yang sudah berperaan, sedangkan yang lainnya belum.

‘’Tetapi yang berperan di sini baru spesial penyakit dalam, kemudian spesialis anak,  radiologi dengan patologi klinik.  Patologi klinik ini yang di laboratorium,  yang bedah  dengan kebidanan belum berfungsi karena kita punya kamar operasi belum ada peralatan,’’ sjelas dokter Arnold Tiniap.

Dokter arnold mengatakan, untuk memfungsikan kamar operasi tersebut setelah diusulkan untuk pengadaan peralatan.

Direktur RSUD Provinsi PApua Barat, Dokter Arnold Tiniap yang ditemui wartawan, Rabu (14/4/2021) di RSUD Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

‘’Kita punya usulan supaya mempersiapkan pengadaan peralatan sekarang ini, begitu DPA turun pengadaan sudah bisa berjalan,  mudah-mudahan dalam bulan- bulan kedepan kita sudah mengisi peralatan-peralatan supaya dokter beda ada dengan Ogin juga sudah bisa bekerja di sini,’’ tambah Arnold Tiniap.

Kata Tiniap, untuk pengadaan ini dipriotiskan pada tiga bagian yang dianggap penting dan dibutuhkan untuk pelayanan.

‘’Kita bagi tiga bagian besar,  yaitu peralatan untuk perawatan jalan itu di politik,  terus peralatan di IGD dengan peralatan yang di kamar operasi dan bangsal,’’ jelas Tiniap.

‘’Sekarang bulan April,  kita perhitungan dalam dua bulan kedepan,  sekitar bulan Juni kita sudah mulai melakukan perawatan,’’ kata Tiniap.

Tinap mengatakan,  syarat diresmikan rumah sakit adanya pelayanan dasar, yaitu rawat jalan dan IGD, tambah lagi dengan dapat merawat pasien di bangsal.

‘’Kalau itu belum ada berarti fungsi rumah sakit rumah sakit itu belum kelihatan dan belum bisa diresmikan,’’ tegas Tiniap.(tam)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *