Papua Barat

Empat Pejabat Satu Suara: Papua Barat Aman dari Ramadan hingga Lebaran

302
×

Empat Pejabat Satu Suara: Papua Barat Aman dari Ramadan hingga Lebaran

Sebarkan artikel ini
Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan, M.Si dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, M.Si saat open house idul fitri di kediaman Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH., M.Si. FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Empat pejabat utama di Papua Barat kompak menyuarakan hal yang sama: situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, serta dukungan masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana damai di Papua Barat.

Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan, M.Si yang ditemui wartawan di seusai open hose idul fitri di kediaman Sekda Papua Barat Sabtu (21/3/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, M.Si, menegaskan bahwa komitmen menjaga stabilitas telah dibangun sejak awal Ramadan melalui koordinasi lintas sektor.

“Sejak gelar pasukan hingga berbagai pertemuan, kita sudah berkomitmen menjaga keamanan, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik hingga hari raya,” ujar gubernur saat ditemui wartawan di kediaman Sekda Papua Barat saat Open House Lebaran, 1 Syawal miledia (21/3/2026).

Ia menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga Idul Fitri.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Papua Barat, kami menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga membawa damai, kebahagiaan, dan keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, SIK didampingi pejabat utama Polda Papua Barat saat ditemui wartawan seusai open house idul fitri di kediaman Wagun dan Sekda Papua Barat, Sabtu (21/3/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.COM

Senada dengan itu, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Alfred Papare, SIK, mengungkapkan bahwa situasi kamtibmas selama Ramadan relatif aman dan bahkan menunjukkan tren penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Gangguan kamtibmas relatif aman dan kondusif. Ini hasil kerja bersama seluruh pihak,” kata Kapolda.

Ia menjelaskan, langkah-langkah preventif terus dilakukan, mulai dari patroli hingga pengamanan aktivitas masyarakat, termasuk saat mudik dan pelaksanaan takbiran di sejumlah kabupaten.

“Hingga hari ini, pelaksanaan salat Idul Fitri dan aktivitas silaturahmi masyarakat berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ketua DPR Papua Barat, Origens Wonggro, S.IP yang ditemui wartawan di kediaman Sekda Papua Barat seusai open house idul fitri, (31/3/2026). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

Sementara itu, Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor,S.IP  menyampaikan rasa syukur atas situasi damai yang dirasakan masyarakat sejak awal Ramadan.

“Kita bersyukur dari awal puasa hingga hari raya semua berjalan aman, tenteram, dan damai. Ini karena kerja sama seluruh masyarakat, pemerintah, serta TNI dan Polri,” ucapnya.

Ia menegaskan, Papua Barat dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi dan hal tersebut harus terus dijaga.

“Kita harapkan kondisi ini terus dipertahankan agar hubungan antarumat beragama dan masyarakat tetap harmonis,” tambahnya.

Sekda Papua Barat Drs Ali Baham Temongmere MTP yang ditemui wartawan Sabtu (21/3/2026). FOTO: rustam madubun.papuadalamberita.com

Sekretaris Daerah Papua Barat, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP, juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungan menjaga stabilitas selama Ramadan.

“Pelaksanaan puasa hingga Idul Fitri berjalan aman, tertib, dan lancar di seluruh Papua Barat,” katanya.

Ia bahkan menyoroti praktik toleransi yang nyata di tengah masyarakat, seperti dukungan dari Jemaat Gereja Maranatha di Manokwari.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Jemaat Gereja Maranatha yang telah menyediakan halaman gereja untuk parkir kendaraan umat Islam saat salat Id. Ini wujud toleransi yang luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, situasi aman, damai, dan penuh toleransi ini menjadi modal penting dalam membangun Papua Barat ke depan.

Di hari kemenangan ini, masyarakat Papua Barat tidak hanya merayakan Idul Fitri dengan penuh sukacita, tetapi juga menunjukkan bahwa harmoni dan kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama di Papua Barat.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *