PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Bupati Fakfak Samaun Dahlan, menegaskan, Kabupaten Fakfak merupakan salah satu daerah di tanah Papua dan Maluku yang memberlakukan layanan kesehatan gratis secara menyeluruh.
Pemberian layanan kesehatan gratis yang diberikan kepada masyarakat, meliputi : pemberian obat bagi pasien BPJS yang tidak tercover oleh jaminan kesehatan nasional. Tidak ada pungutan biaya tambahan bagi pasien, semua pelayanan benar-benar gratis, tegas Samaun Dahlan ketika meresmikan 4 fasilitas kesehatan di RSUD Fakfak, Rabu (12/11/2025).
“Pemda Fakfak, saat ini sangat fokus pada peningkatan pelayanan kesehatan, ini juga mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk media nasional seperti CNN Indonesia, yang menilai Fakfak sebagai daerah dengan inovasi pelayanan kesehatan gratis terbaik di kawasan Maluku dan Papua,” beber Samaun.
Atas inovasinya di bidang kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat termasuk memberikan makanan gratis untuk 2 keluarga pasien rawat inap di RSUD Fakfak yang membawa Samaun Dahlan mendapatkan penghargaan CNN Indonesia Award 2025.
“Kami sangat serius dan sungguh – sungguh membenahi sektor kesehatan ini. Kami memahami, di masa lalu banyak masyarakat yang tidak berobat karena keterbatasan ekonomi. Kini, berkat program pengobatan gratis, masyarakat tidak perlu ragu datang ke rumah sakit,” ujarnya.
Menurut Samaun, saat ini Pemerinta Daerah sedangan merancang program “Rakhir Kesehatan” untuk memperkuat sinergi antara rumah sakit dan seluruh puskesmas di Kabupaten Fakfak.
Sistem ini (Rakhir Kesehatan), kata dia, akan berbasis digital, sehingga dokter dapat langsung mengetahui ketersediaan obat di setiap puskesmas. Jika stok menipis, distributor akan langsung mengirim tanpa harus menunggu lama.
“Saya (Bupati) telah berkomunikasi dengan salah satu distributor besar dari Jakarta yang akan membantu mendistribusikan obat dan bahan habis pakai ke 17 puskesmas,” ujar Samaun Dahlan.
Tidak saja memberikan perhatian kesehatan bagi masyarakat Fakfak, tetapi orang nomor satu di Fakfak juga menekankan pentingnya kesejahteraan tenaga medis. Dia mengatakan, gaji dokter kontrak dan dokter umum saat ini telah mencapai Rp17 juta.
“Gaji dokter kontrak dan dokter umum akan terus kami tingkatkan sesuai beban kerja. Saya meminta agar dokter dan tenaga medis di UGD juga mendapat perhatian khusus karena beban kerja mereka sangat tinggi,” ujarnya.
Lanjutnya, perkembangan RSUD Fakfak terus dipantaunya dari waktu ke waktu dan dia melihat ada perubahan yang signifikan, baik dari jumlah pasien yang meningkat tajam, antrian yang cukup panjang di UGD
Karena itu, Bupati meminta saya meminta agar UGD baru di lantai bawah segera diprioritaskan, karena ruangannya lebih luas dan lebih representatif. Begitu pula dengan fasilitas ICU sudah mendekati standar nasional.
Menutup sambutannya, Bupati Samaun Dahlan, juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S, dan seluruh jajaran tenaga kesehatan yang telah bekerja keras meningkatkan pelayanan di rumah sakit Fakfak. (Enrico Letsoin)













