Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan yang ditemui wartawan. Kamis (15/4/2021) di Gedung Dharma Wanita Provinsi, Arfai Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN... Gubernur Akui Penyerahan DPA Senilai Rp7 Triliun Terlambat, Ya SKPD Harus Kerja Keras

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan yang ditemui wartawan. Kamis (15/4/2021) di Gedung Dharma Wanita Provinsi, Arfai Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Sejumlah pimpinan SKPD bersama Ketua DPR Papua Barat dan Gubernur Papua Barat pada penerimaan DPA, Kamis (15/4/2021) di Gedung Dharma Wanita Provinsi, Arfai Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Pimpinan BRI Papua Barat, Erma Irawan (depan) dan sejumlah pimpinan SKPD pada penerimaan DPA, Kamis (15/4/2021) di Gedung Dharma Wanita Provinsi, Arfai Manokwari Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Gubernur Papua Barat  Drs Dominggus Mandacan menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada semua OPD Pemprov Papua Barat.

Gubernur berharap penyerapaannya maksimal, dan akan dipantau gubernur terus menerus. Dalam APBD tahun 2021 DPA senilai tujuh triliun,  744 miliar,  110 juta 200.11.743 rupiah.

Baca Juga: DPA Papua Barat Rp7 Triliun, Gubernur Ingatkan SKPD Jangan Tumpuk Kegiatan Diakhir Tahun

‘’Di satu sisi waktunya sudah terlambat,  tetapi justru dengan keterlambatan ini bisa kita motivasi mendorong SKPD  untuk bekerja lebih maksimal sehingga kita harapkan dalam lelang lelang proyek semua bisa berjalan,’’ ujar gubernur yang ditemui wartawan, Kamis (15/4/2021) di Gedung Dharma Wanita Provinsi di Arfai, Manokwari Papua Barat.

Harapan gubernur dengan penyerahan DPA ke SKPD selain lelang proyek berjalan, juga rutinitas masyarakat berjalan,  yang pada akhirnya target penyerapan APBD bisa capai.

‘’Terutama di akhir tahun memang harus kita kerja keras,  saya selaku gubernur proaktif memantau sejauh mana,  apa setelah terima DPA hari ini,  kemudian penjabaran, dan pelaksanaannya kemudian penyerapannya sampai pelaksanaannya sejauh mana.  Kita tetap pantau,  kita motivasi,  kita dorong terus,  sehingga kita harapkan penyerapan itu bisa maksimal terutama di akhir tahun semua pekerjaan proyek itu diselesaikan tepat waktu,’’ tegas orang nomor satu di Papua Barat ini.

Gubernur mengakui jika ada OPD yang menerima DPA besar ada yang kecil, tetapi itu sesuai kebutuhan OPD.

’’Ada yang besar,  ada yang kecil sesuai dengan tugas dan tanggungjawab yang ada pada masing-masing OPD, itu wajar dan biasa,  terutama yang dananya besar memang kita harus kerja ekstra supaya tetap pdan enyerapan pelaksanaan sampai pertanggungjawaban tepat waktu,’’ kata Dominggus Mandacan.(tam)

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *