Papua Barat

Gubernur Bangga Alumni Kehutanan Universitas Papua Jadi Pemimpin Dimana-mana

183
×

Gubernur Bangga Alumni Kehutanan Universitas Papua Jadi Pemimpin Dimana-mana

Sebarkan artikel ini

Sambutan Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan pada Mubes II Ikatan Rimbawan dan Alumni Fakultas Kehutanan Universita Papua (IRAFU), Jumat (25/Juni/2021 di Manokwari, Papua Barat. PAPUADALAMBERITA. FOTO: ISTIMEWA

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Sebagai organisasi alumni, Ikatan Rimbawan dan Alumni Fakultas Kehutanan Universita Papua (IRAFU)  harus mereposisikan diri dan bisa menempatkan posisinya di tengah makin banyaknya organisasi alumni sejenis.

“Suatu kesempatan yang luar biasa ini saya dapat berdiri ditengah-tengah intelektual terbaik alumni dari fakultas kehutanan, Faperta Uncen dan Unipa dalam membuka acara Mubes Irafu Ke II. Saya katakan terbaik bukan tanpa alasan,” ujar Gubernur Papua Barat Drs Dominggus Mandacan saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) II Ikatan Rimbawan dan Alumni Fakultas Kehutanan Universita Papua (IRAFU), Jumat (25/62021 di Manokwari, Papua Barat.

“Sebab sampai saat ini alumni kehutanan tersebar disemua bidang pekerjaan bahkan ada yang menjadi bupati, Sekda anggota dewan, pimpinan OPD di tingkat provinsj, kabupaten dan kota, kepala UPT kementrian lingkungan hidup dan kehutanan, ” kata Gubernur Papua Barat.

Alumni merupakan saluran pengembangan keilmuan harus selaras dan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan almamater, masyarakat, bangsa dan negara.

“Kegiatan Mubes IRAFU kali ini tidak ubahnya sebagai ajang temu kangen para alumni dan sekaligus untuk mengenang kembali masa kuliah di almamater,” ucap gubernur.

Gubernur melanjutkan, dengan sorotan tema Mubes ‘GEMILANG’ (Gedung Merah Panggil Pulang) Diharapkan kedatangan para alumni ke kampus, semakin berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi Unipa dan fakultas kehutanan dalam merealisasikan visinya dalam memajukan dunia pendidikan tanah Papua serta selalu berkontribusi kepada pemerintah dan memajukan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini saya sampaikan bahwa pada 19 Oktober 2015 pemerintah Provinsi Papua Barat bersama pemerintah kabupaten dan kota telah mendeklarasikan dirinya sebagai provinsi konservasi / provinsi pembangunan berkelanjutan,” jelas Dominggus Mandacan.

Menurut Dominggus, gagasan ini merupakan penerapan undang undang Otonomi Khusus bagi provinsi Papua Barat pada Pasal 36 yang mengatakan bahwa pembangunan dilakukab dengan berpedoman pada prinsip pembangunan berkelanjuta, kelestraian lingkungan manfaat dan berkeadilan.

“Serta pasal 38ahat 2 bahwa usaha perekonomia dan pemanfaatan sumber daya alam harus menerapkan prinsip kelestarian lingkungan,” sambgungnya.

Menurut Dominggus Mandacan bahwa banyak kemajuan yang telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir ini sejak gagasan ini dideklerasikan seperti pengesahan Perdasu Provinsi Papua Barat sebagai provinsi berkelanjutan dan pelaksanaan konferensi internasional keanekaragaman hayati ekowisata dan ekonomi kreatif 2018, deklarasi Manokwari dan aslirasi Timinabuan 2019.

“Saya berharap Mubes IRAFU melaksanakan konsilidasi gagasan dan pemikiran terbaik sebagai rujukan untuk membantu pemerintah daerah demi kemajuan pembangunan sektor kehutanan di Papua lewat pemikiran yang brilian,”

“Disamping itu dapat membantu kampus dalam meningkatkan akreditasi sehingga alumni UNIPA dari fakultas kehutanandapat masuk dan terjun pada semua lapangan pekerjaan yang dibutuhkan diera kehidupan global yang selalu bergerak dinamis saat ini, ditambah dengan adanya disrupsi teknologi lewat revolusi industri,” tambah Mandacan.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *