Papua Barat

Gubernur Waterpauw Kaget Apel Jumat Minim ASN, ABS Itu Jaman Dulu

175
×

Gubernur Waterpauw Kaget Apel Jumat Minim ASN, ABS Itu Jaman Dulu

Sebarkan artikel ini

Asisten III Setda Papua Barat Drs Abdul Latif Suheri MSI saat memimpin Apel Pagi di Kantor Gubernur Papua Barat Jumat (9/6/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw MSI kaget ketika mengetahui tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat eselon II pada apel pagi yang di gelar di halaman kantor gubernur Papua Barat, Jumat (09/6/2023).

Pada apel akhir pekan, Jumat 9 Juni 2023 di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat yang hadir sangat sedikit, jumlahnya tidak seperti apel-apel rutin biasanya, bahkan pejabat eselon dua hanya sembilan pejabat.

Dari pantau papuadalamberita.com dan sejumlah wartawan media cetak, online dan TV apel dipimpin Asisten III Setda Papua Barat Drs Abdul Latif Suheri MSI.

‘’Itu yang menjadi permasalahan saat ini bahwa hal-hal itu sebetulnya tidak perlu dilakukan, itu merupakan kegiatan rutin pemerintahan yang wajib diikuti seluruh Pimpinan OPD dan staf dan ASN,’’ ujar gubernur kepada wartawan melalui sambungan whatasappnya sebelum mengikuti kegiatan bersama Menteri Dalam Negeri di Jakarta Jumat (9/6/2023).

Menurut jenderal polisi bintang tiga ini, bahwa Apel pagi dalam lingkup pemerintahan daerah di mana saja itu kegiatan wajib rutin Senin dan Jumat, bukan karena ada pejabat, pimpinan tertinggi seperti gubernur atau Sekda di tempat baru semuanya ikut apel.

Pejabat eselon II pada Apel Pagi di Kantor Gubernur Papua Barat Jumat (9/6/2023). FOTO: RUSTAM MADUBUN.PAPUADALAMBERITA.

‘’Tetapi tanpa gubernur Sekda tidak ada di tempat semuanya tetap harus hadir, sehingga tidak ada yang namanya sistem Asal Bapak Senang (ABS),  sistem ABS itu tidak perlu dilakukan di zaman ini, itu zaman-zaman dulu, dari situ terlihat bahwa sumber daya manusia Pemprov Papua Barat masih banyak yang harus dibenahi, kedisiplinan semacam itu,’’ tuturnya.

Minimnya peserta apel di Jumat (9/6) pagi tadi gubernur Papua Barat menegaskan ini menjadi atensi serius.

Ini akan menjadi cermin kepada masyarakat setelah mengetahui melalui pemberitaan yang disampaikan media.

‘’Bahwa dari hal-hal kecil seperti ini jika terbentuk baik, kepada hal-hal besar, tugas-tugas pemerintah daerah pasti akan bisa dijalankan dengan baik,’’ tambahnya.

Pada apel-apel sebelumnya, baik gubernur, Sekda, para asisten atau staf ahli yang memimpin apel selalu memberikan apresiasi kepada ASN yang setia mengikuti apel, karena telah menjalankan aturan sebagai seorang ASN.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *