Papua Barat

In Memoriam, Klemen Tinal, Pesannya: Jangan Hanya Pandai Mengurang, Menambah, Mengali, Tapi Pandailah Membagi  

102
×

In Memoriam, Klemen Tinal, Pesannya: Jangan Hanya Pandai Mengurang, Menambah, Mengali, Tapi Pandailah Membagi  

Sebarkan artikel ini

Klemen Tinal saat membuat video klip di atas KRI Mulga pelayaran antara Asmat dan Timika, Maret 2011. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Klemen Tinal saat diangkat menjadi anak adat di Distrik Ewer Kabupaten Asmat Maret 2011. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Bupati-Mimika-Klemen-Tinal-SE-MM-di-Lapter-Mulu-Tsinga-Tembagapura, Mimika, Jumat 28 Januari 2011. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Bupati dua periode Kabupaten Timika dan Wakil Gubernur Papua dua periode Klemen Tinal SE, MM, meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB Jumat 21 Mei 2021 di Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng Jakarta.

Semasa hidupnya, Ia familier disapa KT (dua huruf yang diambil dari nama dan marganya, red) memiliki talenta politikus ulung di Papua.

Klemen Tinal, pada tahun 1997 sampai 2001 mengawali karir politik sebagai Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Irian Jaya saat itu.

Sebelum masuk rana politik, pada tahun 1993 Klemen Tinal merupakan Administrative Supervisor di perusahaan tambang terbesar dunia yang berkedudukan di Timika, PT Freeport Indonesia.

Dari Ketua Pemuda Pancasila, Klemen Tinal kemudian pada tahun 2003–2010 menjabat Ketua DPC Partai Golongan Karya (GOLKAR) Kabupaten Mimika, dan pada tahun 2013 Ketua DPD Partai Golongan Karya (GOLKAR) Provinsi Papua.

Suami dari Stefa Sodora Dupuy SE atau yang akrab disapa Jolanda Tinal, Klemen Tinal lahir di Beoga, Puncak Jaya Irian Jaya pada 23 Agustus 1970, diusia 50 tahun Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua. Sebelumnya ia menjabat Bupati Mimika.

Dimasa sekolah Klemen Tinal pada tahun 1976-1982 sekolah SD Negeri YPJ Tembagapura, Mimika, pada tahun 1982-1985 Klemen Tinal sekolah SMP Negeri YPJ Tembagapura.

Kemudian pada tahun 1985-1988 Klemen Tinal hijrah ke Bandung dan bersekolah SMA Negeri 1 Bandung, Jawa Barat.

Pada taun 2003 Klemen Tinal menyandang gelar Strata satu (S1) ekonomi di Universitas Suripati dan meraih gelar Magister (S2) di Universitas Cenderawasih Jayapura.

Sebelum menjabat Wakil Gubernur Papua Barat dua periode bersama Gubernur Lukas Enembe, Klemen Tinal menjabat Bupati Mimika dua periode,  yaitu pada tahun 2021 – 2006 dan pada tahun 2008 – 2013. Kemudian menjadi Wagub Papua pada 2003 – 2008 dan kini hingga dipanggil sang Pencipta pada hari ini Jumat (21/5/2021).

Klemen Tinal menjabat bupati Mimika mengantikan Titus Oktovianus Poetreyauw, dan Klemen Tinla di ganti Atanatius Allo Rafra.

Dalam catatan sejarah di Irian Jaya hingga Papua, Klemen Tinal merupakan wakil gubernur ke 10 di Papua yang mengawali jabatan itu pada 5 September 2018 dimasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden RI.

Saya berkesempatan foto latar Klemen Tinal di atas KRI Mulga tiba di muara Timika setelah dua hari bersamanya ke Distrik Ewer dan Kabupaten Asmat, Papua Maret 2011. PAPUADALAMBERITA. FOTO: RUSTAM MADUBUN

Semasa menjabat bupati di Timika saya berkesempatan mengikuti perjalanan bersama Klemen Tinal  ke Distrik Ewer dan Kabupaten Asmat untuk pengukuhan sebagai anak adat Asmat.

Dalam pelayaran dua malam dua hari pulang pergi Timika – Asmat ini Klemen Tinal di dampinggi adik kandungnya Trevinal Tinal dan grup musik asal Maluku, serta membawa wartawan TVRI Jayapura, Misba  Latuapo dari Harian Radar Timika dan saya yang waktu itu masih di Harian Pagi Timika Express.

Ketika pelayaran kembali dari Asmat, Klemen Tinal membuat video klipnya dengan lagu yang ciptakan sendiri, lagu itu yang di pakai pada masa kampanye mendapinggi Lukas Enembe maju sebagai gubernur Papua pertama kalinya.

Dalam kesehariannya Ia terkenal akrab dan cerdas, ada dua pesan yang sampai saat ini saya ingat, yaitu dalam keseharian kita harus pandai bersukur dan pandai membagi.

Pada satu pertemuan bersama beberapa wartawan (waktu itu wartawan belum sebanyak kini, red) di ruang kerjanya sewaktu menjabat Bupati Mimika Ia mengatakan pandailah bersukur itu begini.

‘’Saya heran ada orang, kita beri bantuan satu kali, bantu lagi kedua kita kasih,  bantuan ketiga kita kasih dan  bantuan keempat kita kasih lagi, tetapi ketika bantuan kelima kita tidak kasih justru yang diingat satu kali yang tidak dikasih, tapi dia lupa empat kali bantuan yang kita kasih itu. Nah ini jangan sampai terjadi di diri kita, kita harus pandai bersukur dan berterima kasih atas setiap pemberian orang sekecil apapun,’’ pesannya kepada kami saat itu.

Hal kedua, Ia berpesan, bahwa dalam hidup jangan hanya pandi mengurang (-), jangan hanya pandai menambah (+) dan jangan hanya pandai mengali (X), tetapi harus pandi membagi (:).

‘’Artinya kita manusia jangan hanya tau menambah harta, menguranggi hak orang atau pintar menjumlah keuntungan, tetapi kita  harus juga pandai bersedekah, pandai memberi dan menolong  sesama kita,’’ ujarnya mencontohkan.SELAMAT JALAN Bapak KLEMEN TINAL.(rustam madubun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *