Papua Barat

Ingat !!! Fakfak Darurat Covid -19, Sudah Terpantau  201 Orang Corona, 32 Orang Pasien Positif Terbaring di RSUD

74
×

Ingat !!! Fakfak Darurat Covid -19, Sudah Terpantau  201 Orang Corona, 32 Orang Pasien Positif Terbaring di RSUD

Sebarkan artikel ini

Peta Infografis Covid -19 Kabupaten Fakfak Per Tanggal 3 Juli 2021./PAPUADALAMBERITA.COM.

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK –  Angka kasus positif Covid -19 di Kabupaten Fakfak terus meroket dari hari ke hari, dari bulan Juni 2021  hingga awal Juli 2021 ini,  angka kasus Covid -19 sangat tinggi, secara kumulatif sampai dengan 3 Juli 2021 angka Positive Rate di Kabupaten Fakfak sebesar 346/1060 x 100% = 32,64%, melebihi 6 kali lipat standart yang dipersyaratkan  WHO yaitu sebesar 5%.

Tingginya angka kumulatif Covid -19 di Kabupaten Fakfak hingga mencapai 32,64 % hingga melebihi persyaratan WHO sebesar 5 % maka kini untuk kasus Covid -19 Fakfak masuk dalam darurat Covid.

Data Covid ter-UPDATE tertanggal 3 Juli 2021 yang berhasil dirilis Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Fakfak melalui Juru Bicara nya (Jubir) Gondo Suprapto, SKM, M.Si, kepada papuadalamberita.com. jumlah kasus Covid -19 di Fakfak terus meningkat hingga mencapai angka kasus dua ratusan positif Covid -19 yang sedang menjalani isolasi mandiri maupun mereka yang kini dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak.

Menurut Jubir Satgas Covid -19 Pemkab Fakfak, Gondo Suprapto, SKM, M.Si, data ter-UPDATE tertanggal 3 Juli 2021, jumlah kasus Covid -19 di Kabupaten Fakfak yang terpantau sudah mencapai angka 201 kasus positif corona.

Dimana dari jumlah kasus sebanyak itu, ada 169  orang positif  Covid -19 yang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing – masing sedangkan sebanyak 32 orang positif Covid -19 dalam perawatan di ruang isolasi RSUD Fakfak.

“Dari kasus positif  hari ini yang ada 201 orang dinyatakan positif  corona virus, dimana yang melaksanakan isolasi mandiri di rumah – masing sebanyak 169 orang dan 32 orang menjalani perawatan di RSUD Fakfak”, tukas Gondo Suprapto, kepada media online ini.

Lebih lanjut dikatakannya, total kumulatif kasus Covid -19 di Kabupaten Fakfak dari tanggal 8 Juni 2021 hingga 3 Juli 2021 sebanyak 265 kasus positif Covid -19 dan dinyakan sembuh sebanyak 61 orang termasuk 22 orang cluster CPNS 2018 sedangkan yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid ada 3 orang dalam bulan Juni 2021 dan masih dinyatakan positif sebanyak 201 orang termasuk 32 orang positif terbaring di RSUD Fakfak.

Dari kasus positif Covid -19 sebanyak 201 terdapat juga tenaga kesehatan (Nakes) di Fakfak Papua Barat yang terpapar Covid -19 saat ini per 03 Juli 2021 berjumlah 36 orang terdiri dari : 1. Puskesmas Fakfak  5 orang, 2. Puskesmas Fakfak  Tengah 7 orang, 3. Puskesmas Sekban 3 orang, 4. Puskesmas Kramongmongga : 2 orang, 5. Puskesmas Bomberay : 2 orang, 6. Puskesmas Degen 8 orang, 6. RSUD Fakfak 8 orang, 7. Akper 1 orang

Dan dari tenaga kesehatan tersebut terdiri dari berbagai profesi yang sangat penting yaitu : 1. Dokter 2 orang, 2. Perawat 26 orang, 3. Laboratorium 8 orang, tandas Jubir Satgas Covid -19, Gondo Suprapto.

Lanjutnya, dari peta infografis Covid -19 Kabupaten Fakfak per tanggal 3 Juli 2021 dari 17 Distrik di Fakfak ada 10 Distrik masuk zona merah, 6 Distrik masuk zona kuning dan 1 Distrik berada di zona hijau.

10 Distrik yang berada di zoba merah yakni Distrik Fakfak, Distrik Pariwari, Distrik Fakfak Barat, Distrik Fakfak Tengah, Distrik Fakfak Timur Tengah, Distrik Kramomongga, Distrik Teluk Patipi,Distrik Karas, Distrik Bomberay dan Distrik Tomage.

Dan 6 Distrik berada di zona kuning yakni Distrik Furwagi, Distrik Wartutin, Distrik Kayauni, Distrik Kokas, Distrik Arguni dan Distrik Bahamdandara dan 1 Distrik berada di zona hijau yakni Distrik Fakfak Timur.

Dengan meroketnya kasus positif Covid -19 di Kabupaten Fakfak, sekali lagi Satgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kabupaten Fakfak dengan Ketua Umum Bupati Fakfak Untung Tamsil, melalui Jubir Covid -19 Pemkab Fakfak mengingatkan masyarakat bahwa :

1. Wahbah ini masih berlangsung, ancaman virus ini masih ada, belum selesai, bahkan temuan kasus di wilayah kita makin hari makin meningkat tajam.

2.Ini menunjukan bahwa virus ini benar – benar ada, penyakit ini sungguh nyata, bukan rekayasa.

3.Saat ini banyak saudara – saudara kita, teman – teman kita, orang – orang disekitar kita, orang – orang yang kita kenal, yang sudah terpapar, bahkan ada yang meninggal dunia.

4.Data menunjukan bahwa virus ini dapat menginfeksi siapa saja, tanpa memandang status, jabatan, pekerjaan, pangkat/golongan, suku, agama, ras, rajin sembayang/tidak..semuanya bisa kena…semuanya bisa tertular.

5.Oleh karena itu, mari kita semua tanpa terkecuali, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan.

6.Dari ketiga protokol kesehatan yang sudah kita ketahui (jaga jarak,cuci tangan dan pakai masker) maka yang tidak bisa ditawar – tawar, yang wajib hukumnya adalah penggunaan masker.

7.Mari kita semua tetap waspada, saling mengingatkan, saling melindungi, mengambil tanggung jawab untuk melindungi diri kita, melindungi keluarga kita dan melindungi masyarakat.(RL 07)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!