Papua Barat

Jebol, Dua Penumpang Asal Bandar Udara DEO Sorong Positif COVID-19 Lolos ke Manokwari

80
×

Jebol, Dua Penumpang Asal Bandar Udara DEO Sorong Positif COVID-19 Lolos ke Manokwari

Sebarkan artikel ini

Monitoring Satgas KRYD Polda Papua Barat saat penumpang melakukan rapid tes antigen sebelum berangkat di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (18/5/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BARAT

PAPUADALAMBERITA.COM. MANOKWARI – Bandar Udara Dominique Edward Osok (DEO) Sorong jebol,  entah hasil rapid tesnya yang kurang akurasi, atau petugas bandara di Sorong yang lengah, tetapi dua penumpang Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6150 ketahuan positif COVID-19 setelah tiba di Bandar Udara Rendani, Selasa (28/5/2021).

Dalam aturan selama masa pandemi COVID-19, setiap penumpang antar provinsi dan kabupaten yang melakukan perjalanan antar daerah menggunakan moda transportasi  darat, udara maupun laut harus mengantonggi surat tes rapid tes antingen (-) negatif.

Dari hasil monitoring kedatangan oleh tim gabungan Satgas Rutin Yang Ditingkatkan Polda (KRYD) Polda Papua Barat pada kedatangan pertama penerbangan Batik Air nomor penerbangan ID 6150 dari Bandara DEO Sorong dengan penumpang 162 orang setelah dilaksanakan tes rapid antigen didapatkan hasil negatif 160 orang,  dan positif dua orang.

Setelah terditeksi oleh petugas kesehatan karantina Bandara Rendani Manokwari ada dua penumpang positif dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III merujuk kedua penumpangan ke Rumah Sakit Provinsi Papua Barat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan karantina.

Personil KRYD Operasi Ketupat Mansinam 2021 dengan kekuatan 43 personil  melaksanakan monitoring kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat udara di Bandara Rendani Manokwari, Selasa (18/5) pukul 08.30 wit dipimpin Ipda Andrew Alexander N, STr K selaku Kasubsatgas Intelkam Shift 1 KRYD Ops Ketupat Mansinam.

Personil melaksanakan pengamanan di pintu keberangkatan penumpang dan kedatangan guna melakukan monitoring pelaksanaan rapid tes antigen kepada penumpang yang baru tiba serta memberikan imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan.

Untuk kedatangan pesawat Lion air dengan nomor penerbangan JT 784 dari bandara Sultan Hasanudin Makasar tiba di Manokwari sebanyak 86 penumpang dan setelah dirapid antigen oleh petugas kesehatan seluruhnya mendapatkan hasil negatif.

Sedangkan penerbangan dari Sultan Hasanudin Makasar Pesawat Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ 570 terdapat 107 penumpang dengan hasil tes rapid antigen semuanya negatif.

Monitoring Satgas KRYD Polda Papua Barat di Bandar Udara Rendani Manokwari, Selasa (18/5/2021). PAPUADALAMBERITA. FOTO: HUMAS POLDA PAPUA BARAT

Mengenai keberangkatan penumpang dari bandara Rendani Manokwari menuju tempat tujuan hari ini seluruh penumpang tidak ada yang terpapar virus covid – 19.

Ipda Andrew Alexander N, STr.K  menyampaikan, bahwa kegiatan monitoring di Bandara Rendani pasca hari raya Idul Fitri 1442 H untuk melaksanakan pengawasan terhadap pemeriksaan rapid antigen kepada penumpang yang baru tiba dan berangkat di Bandara Rendani .Sehingga penumpang pesawat yang terpapar virus covid-19 dapat terdeteksi untuk selanjutnya ditindaklanjuti tim kesehatan.

“Personil gabungan KRYD Ops Ketupat Mansinam hari ini melaksanakan monitorang kedatangan dan keberangkatan penumpang  di Manokwari via jalur udara pasca lebaran, hal ini dikandung maksud untuk mendeteksi penumpang yang terpapar virus covid -19 selain itu tentu tujuannya untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di wilayah Manokwari,” ujar Andrew.

Ia mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Mari kita bersama putus rantai penyebaran covid-19 dengan mematuhi prokes yang ada.(tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *