fbpx
Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. FOTO: RICO LETSOIN/papuadalamberita.com PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sabtu 16 November 2019 masyarakat Kabupaten Fakfak akan merayakan hari jadi... JP Matondang Pencetus HUT Kota Fakfak

Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP. FOTO: RICO LETSOIN/papuadalamberita.com

PAPUADALAMBERITA.COM. FAKFAK – Sabtu 16 November 2019 masyarakat Kabupaten Fakfak akan merayakan hari jadi Kota Fakfak yang ke 119.

Peringatan hari jadi kota Fakfak yang jatuh pada 16 November setiap tahun diperingati masyarakat Fakfak yang tinggal di atas Jarisah Onim Kabupaten Fakfak dengan berbagai kegiatan festival adat dan buadaya yang melibatkan seluruh element masyarakat.

Peringatan hari jadi kota Fakfak setiap tanggal 16 November mulai dilaksanakan jamannya kepemimpinan Bupati JP Matondang sejak tahun 1990 hingga 1995. Karena kepemimpinan Bupati JP Matondang dialah yang pencetus hari jadi kota Fakfak.

JP Matondang menjadi Bupati Fakfak tahun 1990 menggantikan Bupati A Soekamto, JP Matondang merupakan prajurit TNI AD berpangkal Letnal Kolonel saat itu yang pernah menjabat sebagai Dandim 1706 Fakfak (kini 1803 Fakfak).

JP Matondang juga dalam pembebasan Irian Barat dari tangan penjajah, memimpin pasukan TNI untuk terjun di Wayati Fakfak Papua Barat untuk membebaskan Irian Barat dari Belanda.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Drs Ali Baham Temongmere, MTP, kepada papuadalamberita.com di rumahnya membenarkan, pencetus Hari Jadi Kota Fakfak yang diperingati setiap 16 November merupakan pencetus dari mantan Bupati Fakfak J.P. Matondang.

Menurut Drs Ali Baham Temongmere, MTP, dijadikannya peringatan hari jadi kota Fakfak pada setiap 16 November karena Fakfak mempunya historis yakni pembentukan pemerintahaan dan historis tetantang perjuangan jaman Krapangit Gewab.

Dikatakan, untuk pembentukan Pemerintahan pada 1898 oleh Belanda dengan masukan anggaran sebesar 15 Ribu Gulden untuk membangun dua pos Pemerintahan di Manokwari dengan nama Avdeeling West end Zuid Nieuw Guinea dan di Fakfak Avdeling West Undsuit Guinea.

Sedangkan pada tahun 1900 dalam sejarahnya dimana  terjadi perlawanan rakyat Fakfak melawan Belanda yang dipimpin Krapanmgit Gewab.

Sehingga Pengertian Peringatan Hari Jadi Kota Fakfak ada dua, pertama dibangunnya kota pemerintahan pada tahun 1898 dan ke dua histori perjuangan putra putri Fakfak dibawah tokoh Fakfak Krapangit Gewab pada tahun 1900

Dengan demikian untuk peringatan kota Fakfak pada 16 November yang diperingati setiap tahun terdiri dari peringatan terbentuknya  pemerintahan Kabupaten ke 121 dan peringatana  kota Fakfak sebagai kota perjuangan ke 119, tandas Ali Baham Temongmere.

Karena itu, setiap 16 November masyarakat Fakfak selalu memperingati hari jadi kota Fakfak sebagai kota Pemerintahan ke 121 maupun sebagai kota Perjuangan 119, tutur Sekda Fakfak, Drs. Ali Baham Temongmere, MTP.

Lebih lanjut dikatakan, bila ditarik ke belakang sebenarnya Fakfak sudah di kenal sejak abad ke 8 jaman Kerajaan Sriwijaya dengan nama Jangki atau rempah – rempah

Sedangkan pada abad ke 14 jaman Majapahit dengan kekuasaannya di wilayah Kepala Burung tanah Papua, Fakfak dikenal dengan nama Wanin atau jasirah Onim, jelas Drs, Ali Baham Temongmere, MTP.(RL 07)

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf Tidak Bisa Dicopy !!